Beranda ekonomi 3 Tahun Minta Gudang, Alsintan Dibiarkan di Halaman Distan

3 Tahun Minta Gudang, Alsintan Dibiarkan di Halaman Distan

310
0

SANGATTA (15/10-2020)

Ditengah Kementerian Pertanian, berusaha mengairahkan petani dengan memberikan  mekanisasi agar produksi padi dan  jagung dan sebagainya  meningkat. Terlebih untuk mewujudkan Indonesia mandiri pangan. Namun, sayangnya  tidak diikuti  Pemkab Kutim dengan menyediakan dana pendampingan.

“Kementerian Pertanian telah menyiapkan semua peralatan mekanisasi pertanian  dari  traktor roda dua, traktor roda empat, mesin panen padi, perontok jagung, hingga alat tanan, namun tak didukung dana pemeliharaan. Bahkan gudang penyimpanan alat  pertanian   tidak disediakan  Pemkab Kutim selama ini. Karena itu, mesin-mesin yang ada, hanya dijemur di halaman Kantor Dinas Pertanian,  bagaikan  barang rongsokan,” aku Kadis Pertanian Sugiono.

Menurut Sugiono,  perhatian pemerintah pusat untuk penyediaan alat pertanian itu sangat bagus. Boleh dikata, semua alat mekanisasi pertanian sudah ada di Kutim,  namun yang jadi masalah adalah ketiadaan anggaran untuk biaya operasional, biaya pemeliharaan, hingga  gudang penimpanan alat-alat tersebut.

“Karena tidak ada anggaran, untuk operasional  petani saat gunakan alat, sewa. Yang penting, sewanya cukup untuk beli solar, termasuk mobilisai alat ke lokasi. Ini dilakukan, karena tidak ada biaya operasinal nya,” bebernya.

Diakui, alsintan yang diterima Distan Kutim  tergolong baru, sehingga pemeliharaan belum ada. Kalaupun ada, masih di bagian luar, sehingga masih ringan. Namun, kalau umurnya nanti sudah 4-5 tahun  pasti biaya pemeliharaan itu sudah banyak, karena  sudah pasti mulai rusak. “Kalau nanti tidak ada biaya pemeliharaan, kami tidak tau lagi mau bikin apa,” katanya.

Ditambahkan, usulan permintaan gudang guna menyimpan  peralatan dan  mesin pertanian  sudah tiga tahun diusulkan namun tidak pernah dianggarkan. Akibatnya,  mesin-mesin yang masih tergolong baru itu, kini mulai kusam karena dijemur di halaman.  “Kami hanya berharap, ke depan anggaran lebih baik agar masalah seperti ini bisa teratasi demi kepentingan petani,” sebut Sugiono seraya menyebutkan sederet satu alat pertanian yang ada di halaman Kantor Distan Kutim.(SK3)