Beranda kutim adv pemkab 8 Pasien COVID-19 di RSUD Kudungga Kutim Dalam Kondisi Stabil

8 Pasien COVID-19 di RSUD Kudungga Kutim Dalam Kondisi Stabil

64
0

SANGATTA (3/4-2020)

Sebagai Rumah Sakit rujukan dalam penanganan pasien dengan diagnosa Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), RSUD Kudungga Kutai Timur kini telah merawat 11 orang pasien diagnosa COVID-19. Namun dari 11 orang pasien yang dirawat tersebut, tiga orang diperbolehkan pulang namun tetap melakukan isolasi mandiri karena dianggap kondisinya tidak parah. Sementara delapan orang lainnya, hingga kini masih terus menjali observasi dan rawat inap pada instalasi khusus COVID-19 RSUD Kudungga.

Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kudungga Sangatta,  Anik Istiyandari
Direktur RSUD Kudungga Sangatta, Anik Istiyandari

“Saat ini kami menangani 11 orang pasien dengan diagnosa gejala COVID-19, baik itu OPD (Orang Dalam Pemantauan, red) maupun PDP (Pasien Dalam Pengawasan, red). Namun 3 orang pasien kami perbolehkan pulang karena kami anggap kondisinya tidak parah. Namun bagi yang pulang, tetap kami anjurkan untuk mengisolasi diri secara mandiri dan terus berkonsultasi dengan tenaga medis. Jika ada gejala atau kondisi menjadi parah, segera menghubungi pihak Rumah Sakit (RSUD Kudungga, red),” ujar Anik kepada wartawan, Jum’at (3/4).

Lanjut Anik, dari 8 pasien rawai inap yang kami tangani di instalasi khusus COVID-19 RSUD Kudungga, terdiri dari 5 orang pasien dengan status PDP dan 3 pasien dengan status ODP. Hingga saat ini delapan pasien tersebut dalam kondisi stabil. Namun kami masih menunggu hasil tes swab yang sudah dikirimkan ke pusat, dan semoga hasilnya negatif.

“Saat ini yang kami rawat inap ada 5 PDP dan 3 ODP dengan keluhan sakit agak berat. Sehingga harus kami inapkan dan dilakukan observasi intensif. Kami masih menunggu hasil tes swab dari pasien-pasien ini, semoga hasilnya negatif. Namun tentunya kami berharap tidak ada penambahan lagi pasien PDP, terlebih terkonfirmasi positif COVID-19,” sebut Anik.

Ditambahkan Anik, sebagai tenaga medis dirinya berharap masyarakat turut membantu dalam upaya pencegahan penyebaran dan penularan COVID-19, khususnya mulai dari lingkungan tempat tinggal masing-masing. Patuh menerapkan physical distancing atau berdiam diri di rumah, menerapkan pola hidup bersih dan sehat dan rajin mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun.

“Masyarakat harus ikut membantu tenaga medis dan pemerintah dalam upaya mencegah penularan COVID-19. Patuhi physical distancing atau berdiam diri saja di rumah, kecuali ada keperluan mendesak dan harus dilakukan di luar rumah. Menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta rajin mencuci tangan menggunakan sabun secara benar. Jangan menyentuh bagian muka, mata hidung dan mulut, sebelum terlebih dahulu mencuci tangan. Hal ini sebagai upaya agar tidak terinfeksi Virus Corona. Sehingga masyarakat juga membantu pemerintah dan meringan beban petugas medis,” tegas Anik.(ADV-KOMINFO)