Beranda kesehatan AIDS Mengacam Warga Kutim

AIDS Mengacam Warga Kutim

0

Loading

Syafranuddin-  Redaktur Suara Kutim.com saat memberikan materi 
SANGATTA,Suara Kutim.com
    Pemkab terutama Dinas Kesehatan bersama Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kutim, harus kerja ekstra pasalnya ancaman penyebaran virus AIDS sudah termasuk berbahaya, jika terus dibiarkan bisa jadi banyak warga Kutim yang terpapar HIV AIDS.
            Hasil investigasi Jusmiati dan S Nurjanah, peserta Pelatihan Jurnalistik Penulisan HIV-AIDS, selama delapan bulan terakhir di Sangatta Selatan terdapat 4 orang diduga terpapar HIV – AIDS. “Keterangan yang kami dapat pada Puskesmas Sangatta Selatan, ada empat orang yang diduga terpapar virus mematikan itu namun yang sudah dirujuk ke RSU Sangatta untuk diperiksa lebih intensif baru dua orang,” jelas Jusmiati saat menerangkan hasil wawancaranya dengan dr Suriani – Pimpinan Puskesma Sangatta Selatan.
            Diterangkan Jusmaiti, dr Suriani menambahkan untuk merujuk pasien yang diduga terpapar virus HIV AIDS harus memenuhi beberapa kreteria diantaranya apabila CD4 dibawah 350 pasien yang  diterapi seumur hidup dengan mengkonsumsi ARV. Selain itu setiap 6 bulan sekali dilakukan pemeriksaan ulang. Jika CD4 di atas 350 maka pasien tetap melakukan terapi dengan catatan pasien tersebut harus memiliki pola hidup sehat,” terang Jusmiati saat menyampaikan karyanya dihadapan pelatih dan KPAD Kutim, Kamis (21/8) tadi.

            Selain menemui dr Surani, peserta pelatihan penulisan berita seputar HIV-AIDS ini juga mewancarai sejumlah nara sumber lainnya termasuk Suparti, seorang bidan. Dalam catatan Puskesmas, warga yang datang memeriksakan kesehatan mereka berusia antar 28 – 30 tahun dan terbanyak wanita. “Umumnya mereka memang berisiko untuk tertular virus mematikan itu,” ujar Suparti.(SK-03)