Beranda kutim Aji Kifli Wafat, Pemkab dan Masyarakat Kutim Berduka

Aji Kifli Wafat, Pemkab dan Masyarakat Kutim Berduka

1565
0
Aji Kifli Oesman (No 2 dari kanan) saat bersamaa dengan peserta pelatihan yang digelar Dinas Sosial Kutim.

SANGATTA,Suara Kutim.com (18/12)

Aji Kifli Oesman
Aji Kifli Oesman
Pemerintah dan masyarakat Kutai Timur (Kutim) berduka, Adji Kifli Oesman (59) – Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Pemkab Kutim, Minggu (18/12) pukul 16.30 Wita, wafat di Tenggarong Kutai Kartanegara. “Pak Kifli, wafat di Tenggarong pukul 16.30 Wita, beliau sejak lama sakit,” terang Kabag Humas Setkab Kutim, Muhtar.
Kepada Suara Kutim.com, jubir Pemkab Kutim ini dalam pesan singkatnya menerangkan jenazah almarhum kini disemayamkan di rumah duka di Rapak Mahang Kelurahan Timbau Tenggarong. Disebutkan, pemakaman Kepala Dinas Kesejahteraan Sosial Kutim ini dilakukan Senin (19/12) besok di Tenggarong.
Aji Kifli Oesman merupakan putra Aji Raden Oesman – mantan Bupati Muda (Wakil Bupati,red) Kutai. Pria yang besar di Jalan Awang Sabran BcHk Tenggarong, setelah menempuh pendidikan Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) mendapat tugas sebagai Camat Perwakilan di Sedulang, Muara Kaman.
Setelah beberapa tahun, suami Samsiah – putri Bahtiar (Kepala Kantor Pos Tenggarong,red) mendapat tugas di sejumlah kecamatan sebelum di Kantor Bupati Kutai. Seirama pengalaman kerja dan paningkatan pangkat serta pendidikan, pria yang akrab disapa Kifli ini mendapat tugas sebagai Camat Muara Ancalong sebelum bertugas pada Kantor Pembantu Kutai di Muara Wahau.
Semenjak Kutai dimekarkan menjadi beberapa kabupaten dan kota, Kifli ditarik sebagai Kepala Bagian Sosial Kantor Bupati Kutim. Setelah itu, sedereta jabatan eselon tiga ia jabatan hingga diangkat menjadi Kepala Dinas Sosial, karena sakit ia diangkat sebagai Staf Ahli Bupati Kutim namun jabatan Kepala Dinas Sosial kembali diamanahkan kepada pria priang dan banyak kawanan ini. “Satu pesan orang tua saya, banyak kawan banyak rejeki. Sebagai aparatur, laksanakan tugas dengan amanah dan sejujur-jujurnya,” kata mantan siswa SMEA Tenggarong. (SK12)