Beranda hukum AMY dan DA Disidang di Samarinda

AMY dan DA Disidang di Samarinda

588
0
Salah satu anggota Tim Penyidik KPK ketika memasuki Dinas PU Kutim

JAKARTA (14/9-2020)

                Dalam waktu tidak lama lagi, 2 tersangka kasus gratifikasi di Pemkab Kutim akan menikmati kursi pesakitan pengadilan negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Samarinda. Kedua tersangka yang diduga sebagai penyuap pejabat Pemkab Kutim ini yakni AMY dan DA.

Ali Fikri – Plt Jubir KPK

                Plt Jubir KPK Ali Fikri, Senin (14/9) menerangkan, berkas dan surat dakawan tersangka AMY dan DA sudah dilimpahkan JPU KPK ke Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Samarinda di Jalan M Yamin Samarinda.  “Kini, kasusnya ditangani PN Tipikor termasuk status penahanan beralih kepada penahanan oleh Mejelis Hakim,” terang Ali Fikri.

                Melalui WA, Ali menerangkan JPU KPK akan menunggu  penetapan jadwal sidang oleh  majelis hakim termasuk masa penahanan tersangka yang sudah berubah menjadi terdakwa. Bahkan terhadap AMY, PN Tipikor sudah menetapkan nomor pekaranya yakni 24/Pid.Sus-TPK/2020/PN Smr tanggal 14 September 2020.

                AMY didakwa melanggar Pasal 5 ayat 1 huruf a UU 31 Tahun 1999  jo Pasal 64 ayat 1 KUHP atau kedua Pasal 13 UU 31 Tahun 1999 jo Pasal 64 ayat 1 KUHP, sama dengan DA. “Kini tinggal persidangan saja, JPU KPK sudah siap dengan surat dakwaannya,” beber Ali Fikri.

                Terkait apakah AMY dan DA sudah berada di Samarinda, pegawai Kejaksaan yang pernah bertugas di Sangatta ini, belum memberi keterangan rinci namun informasi yang diperoleh jika penahanan dilimpahkan ke majelis hakim PN Tipikor Samarinda, maka tersangka oleh majelis hakim akan dititipkan di Rutan Samarinda untuk memudahkan saat sidang digelar.

                Seperti diberitakan, AMY dan DA diamankan penyidik KPK karena diduga telah memberikan sejumlah uang dari proyek infrastruktur Pemkab Kutim. Fee proyek yang diberikan AMY dan DA, terkait dengan proyek yang dikerjakan keduanya  baik   di lingkungan Dinas PU dan Dinas Pendidikan Kutim.

                Namun, belakangan disebut-sebut proyek yang dikerjakan AMY dan DA nilainya sudah di mark up, kemudian dilakukan pengaturan lelangnya termasuk pembayaran dilakukan super cepat, berbeda dengan paket proyek lainnya.(SK8)