Beranda hukum Anggota DPR-RI Asal Sangkulirang Itu Menangis Ketika Lihat Sekolahnya Rusak

Anggota DPR-RI Asal Sangkulirang Itu Menangis Ketika Lihat Sekolahnya Rusak

467
0
Kondisi SMP Negeri 1 Sangkulirang yang sempat ditinjaun Irwan - anggota DPR RI asal Kaltim.(Foto Ist)

SANGATTA (23/10-20202)

                Di tengah kesebukannya melakukan reses ke Kaltim terutama di Kutim, Irwan – anggota DPR RI asal Sangkulirang,  sempat bertandang k eke SMP Negeri 1 Sangkulirang. Di sekolah tempat ia menimba ilmu ini, Iwan berjumpa dengan sejumlah gurunya. Tak pelak, ia mencium tangan dan mengucapkan terima kasih kepada sang guru yang telah mendidiknya hingga kini bisa menjadi wakil rakyat Indonesia.

Keadaan salah satu ruangan SMP Negeri 1 Sangkulirang

                Namun, betapa sedihnya Irwan ketika menjumpai ruang kelasnya sudah rusak berat akibat tertimpa pohon namun belum ada perbaikan. “Hari ini perjalananku berlanjut ke Karangan dari Sangkulirang. Sebelum benar-benar meninggalkan kampung halamanku ini aku menyempatkan diri berkunjung ke sekolah SMP ku, SMP N 1 Sangkulirang. Kebetulan sedang ada tim Balai Prasarana Pemukiman Wilayah Kalimantan Timur dari Kementerian PUPR melaksanakan perencanaan DED untuk aspirasi saya di SMP N 1 Sangkulirang,” tulis Irwan dalam akun facebooknya.

Dibagian lain, iapun menulis keprihatinannya akan tempat sekolahnya ini. “Sekolahku dulu ini yang awal tahun ditimpa pohon besar dan juga memang secara kelayakan bangunan sudah tidak layak digunakan karena disamping tidak nyaman untuk belajar juga tidak aman untuk keselamatan murid dan guru,” bebernya.

Irwan pun mengaku, ia tak mampu menahan air matanya  menetes ketika melihat kondisi ruang labotarium dan 4 ruang kelas untuk belajar dalam keadaan rusak berat. Iapun menulis “Mengapa sekolahku bisa sampai seperti ini tak terperhatikan dan tak diurusi. Bukankah SMP N 1 Sangkulirang ini penuh legenda dan luar biasa. Telah melahirkan begitu banyak pejabat, tokoh, pengusaha dan juga cerdik cendikia,” ungkapnya.

Pria yang akrab disapa dengan IR-1 ini, bersyukur  tahun depan 6 ruangan yakno 2 ruang labotarium, 4 ruang kelas  ditambah MCK dibangun  baru. “Sejak awal saya pikir dan katakan harus ditangani segera. Jika menunggu APBD Kabupaten atau APBD Provinsi belum tentu akan tertangani cepat seperti tahun-tahun sebelumnya pihak sekolah sudah lama usulkan dan belum direspon karena keterbatasan anggaran,” tulisnya seraya berharap tahun depan sudah bisa berfungsi dan sekolahnya  bisa kembali normal aktifitas belajarnya.

“I love SMP N 1 Sangkulirang. Bukan hanya sekolahku tapi ada 49 sekolah SD, SMP dan SMA yang saya usulkan di rehab di Kaltim. Semoga tuntas semuanya,” kata Irwan sebelum melanjutkan perjalanan ke Karangan.(SK1)