Beranda ekonomi Antisipasi Kemarau, PDAM Kutim Perdalam Sumber Air IPA Kabo

Antisipasi Kemarau, PDAM Kutim Perdalam Sumber Air IPA Kabo

296
0
Kapal motor yang membawa barang dan BBM tak bisa bergerak akibat sungai mengering.(Foto Ist)

SANGATTA (28/9-2019)

                Ancaman kemarau yang terjadi tahun 2019 diantisipasi PDAM Tirta Tuah Benua (T2B) Kutim dengan mengamankan lokasi tempat bahan baku diambil. Dirut PDAM Kutim, Suparjan, menerangkan informasi BPBD Kutim, berdasarkan perkiraan BMKG, kemarau terjadi hingga bulan Oktober mendatang.

Suparjan – Plt Dirut PDAM Tirta Tuah Benua (T2B) Kutim

“Langkah antisipasi untuk mengatasi kekurangan sumber air baku,  PDAM melakukan pemeliharaan sumber baku seperti melakukan  pengerukan alur masuk air ke intake Kabo yang sebagian besar melayani warga Sangatta Utara,” terang Suparjan.

Disebutkan, pengerukan menggenunakan  excavator agar antisipasi berlangsung cepat sehingga  pelayanan air bersih tak terhambat termasuk  pemeliharaan pompa intake, pembersihan alur mata air, pengadaan pompa intake cadangan utk IPA Kabo dan PDAM unit dibeberapa kecamatan. Tak hanya itu, terang Suparjan,  juga dilakukan  pemeliharaan pompa-pompa distribusi  serta pengadaan pompa cadangan untuk pompa distribusi.

 PDAM Kutim, terangnya,  sengaja selalu menjaga ketersedian air bauk juga menjaga kelancaran distribusi air ke pelanggan. Suparjan berharap,  kemarau yang melanda Kutim tidak  berlangsung lama dan segera berakhir.

Saat ini, ujar Suparjan, pasokan air baku sesuai kapasitas IPA terpasang untuk IPA Kabo sebesar 280 liter/detik, kemudian  IPA kudungga yakni 100 liter perdetik dan IPA Sangatta Selatan 20 liter perdetik.

Terkait daerah rawan, ia mengakui cukup banyak karena mengandalkan anak sungai yang seperti  intake IPA Sangatta Selatan.  Teluk Pandan, Kaubun, Long Mesangat dan  Manubar.(SK3)