Beranda kutim Armadin : Warga Sekerat Mendukung Pembangunan Pabrik Semen

Armadin : Warga Sekerat Mendukung Pembangunan Pabrik Semen

159
0
Wagub Hadi Mulyadi saat bertandang ke Desa Sekerat, Senin (22/4) untuk meninjau lokasi pabrik semen.

SANGATTA (22/4-2019)

                Warga Sekerat mendukung penuh pembangunan pabrik semen, karena berdampak langsung terhadap pembangunan sekitar Gunung Sekerat terutama kesempatan warga berkerja serta meningkatkan kesejahetraannya.

                Armadi – salah satu tokoh masyarakat Sekerat Kecamatan Bengalon, dihadapan Wagub Kaltim Hadi Mulyadi saat bertandang ke Sekerat, Senin (22/4) menyebutkan sudah lama warga sekitar Gunung Sekerat berdirinya pabrik semen yang mulai dicanangkan tahun 2006 lalu. “Kami warga Sekerat sangat mendukung pembangunan pabrik semen di Gunung Sekerat ini, karena secara tidak langsung akan mempercepat daerah kami terlebih sudah berdekatan dengan KEK Maloy,” kata mantan Kades Sekerat ini.

Wagub Hadi Mulyadi bersama warga Sekerat.

                Dalam pertemuan yang digelar di BPU Desa Sekerat, Armidan menyebutkan masyarakat mendukung sikap Pemprov Kaltim yang tegas agar dalam penyerapan tenaga kerja, mengutamakan warga sekitar pabrik.

                Disaksikan Wabup Kasmidi Bulang, Sekda Irawansyah serta sejumlah pejabat itu, diungkapkan dukungan masyarakat terhadap pembangunan pabrik semen akan meningkatkan kesejahteraan warga Gunung Sekerat yang selama ini masih tertinggal pembangunan. “Kami minta tidak soal tenaga kerja, tetapi dalam kesemapatan usaha lainnya perusahaan juga melibatkan masyarakat sehingga ekonomi masyarakat lebih bergairah lagi,” ungkap Armadin yang pernah menemui Awang Faroek Ishak saat menjabat Gubernur Kaltim menanyakan tidak kelanjutan pembangunan pabrik semen yang terhenti di Pemprov Kaltim.

                Wagub Hadi Mulyadi sebelum ke Desa Selangkau Kaliorang, menyebutkan kedatangannya ke Sekerat untuk melihat langsung lokasi pabrik semen yang sempat ditolak sejumlah mahasiswa melalui demo di Samarinda dan Sangatta. “Pemprov Kaltim tidak gegabah memberikan ijin, karenanya melihat keadaan lapangan termasuk persoalan sumber air yang disebut-sebut akan mengering akibat penambangan batu kapur yang menjadi salah satu bahan baku pembuatan semen,” bebernya.

                Hadi sendiri sebelum bertemu dengan warga Sekerat, dalam keadaan diguyur hujan tetap melakukan peninjauan Gunung Sekerat, lokasi pabrik semen serta sumber air. Peninjauan yang melibatkan banyak kalangan itu, disebutkan Hadi untuk melihat langsung. “Peninjauan ini tentu akan menjadi kajian masing-masing OPD yang akan menerbitkan rekomendasi,” bebernya.(SK11)