Beranda ekonomi Arminareka Ajak Jamaah Muhasabah di Arafah

Arminareka Ajak Jamaah Muhasabah di Arafah

288
0
Jamaah di Padang Arafah

SANGATTA (30/12-2019)

                Cuaca Kota Makkah ternyata tidak jauh berbeda dengan Madinah, namun dalam waktu tertentu cuaca di Makkah terasa panas. Sedangkan pagi dan malam, dinginnya luar biasa meski demikian masih sekitar 16 derajat selsius.

                 Bagi jamaah, apapun kondisi cuaca bukan halangan untuk melaksanakan ibadah di Masjidil Haram yang mempunyai nilai pahala 100.000 kali dari masjid lain kmecuali Masjid Nabawi yang mempunyai nilai keutamaan 1000 kali dari masjid lainnya.

                Di tengah-tengah kegiatan pembangunan dan renovasi sejumlah bagian Masjidi Haram, akfitas jamaah tak pernah berkurang. Beberapa jam sebelum waktu shalat, jamaah sudah berdatangan dari segala arah.

                Jarak jauh tak masalah, semua dilalui dengan kegembiraan untuk bisa shalat di Masjidil Haram. Meski demikian, kepadatan jamaah umrah dengan haji jauh berbeda, namun pada bulan Ramadhan kondisi di Masjidil Haram menurut Ustadz Yazid hampir sama dengan jamaah haji. “Kepadataan pada bulan Ramadhan hampir sama dengan musim haji, jika saat ini bisa melintas dengan bebas beda saat umrah di bulan Ramadahan,” terang Ustadz Yazid yang selalu menjadi pendamping jamaah umrah PT Arminareka Perdana Jakarta.

                Jamaah umrah akhir tahun 2019 yang diselenggarakan PT Arminareka Perdana, pada hari kedua di Makkah, Sabtu (28/12) diajak berziarah ke sejumlah tempat penting seperti Jabal Nur, Arafah, Mina Muzdalifah serta melaksanakan muhasabah  di Padang Arafah sebelum melakukan miqat umrah di Majid Ji’ronah. “Muhasabah tiada lain untuk renungan jamaah saat berada di Arafah, dimana pada musim haji penuh dengan jamaah haji yang hanya mengenakan ihram,” sebut Syafranuddin.(SK5)