Beranda ekonomi Bantuan KPC, Membuat Sopir Angkot dan Istri Kernet Bus Terharu

Bantuan KPC, Membuat Sopir Angkot dan Istri Kernet Bus Terharu

206
0
Aryanti ketika menerima bantuan paket sembako dari PT KPC dan YPPSB.

SANGATTA (22/5-2020)

                Virus Corona benar-benar menghancurkan sendi perekonomian rakyat dan bangsa, beda dengan Sars yang hanya menganggu sedikit. Mewabahnya Corona, banyak dirasakan masyarakat yang selama ini berkerja dengan pendapatan harian seperti sopir angkot di Sangatta.

Wawan Setiawan – GM ESD PT KPC

                “Sekarang ini sedikit orang menggunakan jasa angkot pak. Sebagian besar armada kami mangkrak dan supir-supirnya tidak bekerja lagi,” kata Abdul Haris, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organda Kabupaten Kutai Timur saat menerima kunjungan GM External Affairs and Sustainable Development KPC Wawan Setiawan.

                Minimnya pendapatan tekor atau merugi, uhar Haris, membuat sopir menghentikan operasi dan berusaha mencari pekerjaan lain agar dapur asap mengepul. Meski demikian, saat pademi Corona tak banyak pekerjaan yang bisa membantu mendongkrak pendapatan sopir angkot.

                Dalam keadaan terjepit, sementara lebaran sudah didepan mata. Kalangan sopir, ujar Haris menyampaikan permohonan ke PT KPC untuk mendapat bantuan sembako. “Alhamdulillah, permohonan kami diterima sehingga  semua supir angkot mendapat bantuan  sembako dari  KPC. Bantuan ini  sangat bermanfaat karena mereka bisa membantu sekali,” ujar Haris dengan mata berkaca-kaca.

Sementara,  Aniyanti – warga Gang  Masjid  Desa Sangatta Utara mengaku senang mendapat bantuan KPC menjelang lebaran. Dengan terbata-bata, ia menyebutkan semenjak Corona mewabah pekerjaan suaminya sebagai kernet bus Samarinda – Banjarmasin terganggu bahkan tidak ada semasekali karena bus tak beroperasi.

“Dulu waktu sebelum corona, suami saya  dapat upah dari supir bus. Biasanya dia dapat Rp 3 juta per bulan. Sekarang tidak punya penghasilan lagi sebab bus tempat dia bekerja tidak beroperasi lagi,” kata Aniyanti.

Wanita dari 3 anak ini menyebutkan paket bantuan sembako dari KPC, diakuinya  bermanfaat untuk menghidupi keluarganya. “Bantuan ini sangat bermanfaat pak. Anak saya tiga orang. Bayangkan  kalau tidak ada bantuan, mau makan apa mereka?,” kata Aniyanti seraya menyeka matanya yang mulai mengalir air mata.

GM External Affairs and Sustainable Development KPC Wawan Setiawan menerangkan, pada pembagian tahap III, KPC bersama YPPSB menyediakan 800 paket bantuan yang semua data penerima sudah dihimpun. “Penerima bantuan adalah mereka yang paling terdampak dengan adanya corona  di Kutai Timur. Hari ini kita distribusikan 800 paket sembako. Kita fokuskan kepada warga terdampak C19 yang sudah disurvei sebelumnya,” kata Wawan yang saat memberikan keterangan didampingi Manager External Relation Yordhen Ampung.(SK8)