Beranda hukum Berkas Joni Masih Diminta Dilengkapi dan Diperbaiki

Berkas Joni Masih Diminta Dilengkapi dan Diperbaiki

390
0

SAMARINDA (15/10-2020)

                Gubernur Kaltim belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) terkait perggantian pimpinan DPRD Kutim terutama dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) karena ada beberapa dokumen yang harus diperbaiki serta dilengkapi.

                Informasi Kepala Biro PPOD Setda Kaltim Deni Sutrisno, erang Kepala Biro Humas, M Syafranuddin, berkas pengangangkatan Joni sebagai Ketua DPRD Kutim menggantikan Encek UR Firgasih, sudah diterima namun ketika dilakukan verifikasi ada beberapa berkas yang perlu diperbaiki.

“Berkas yang ada seperti usulan parpol yang ada dari  DPC dan DPW PPP sementara dari DPP PPP belum ada, selain itu  pengantar dari bupati tidak menyebutkan pemberhentian pimpinan DPRD Kutim,” terangnya, Kamis (15/10).

                Dijelaskan, saat ini Biro PPOD Kaltim  terus melakukan koordinasi dengan Pjs Bupati Kutim Jauhar Effendi dan Bagian Pemerintahan, agar proses penerbitkan SK Gubernur bisa dilakukan. Dari koordinasi yang ada, ujar Deni pihak Pemkab Kutim segera memberitahu DPC PPP Kutim.

Joni – anggota Fraksi PPP di DPRD Kutim,  ditetapkan resmi menjadi Ketua DPRD Kutim untuk masa sisa bakti periode 2019-2024. Penetapan warga Rantau Pulung sebagai Plt Ketua DPRD Kutim menggantikan EUF yang tersandung kasus korupsi dengan KPK, ditetapkan dalam rapat paripurna, Jumat (18/9) lalu.

Dalam rapat yang dipimpin Arfan – Wakil Ketua DPRD Kutim diisi dengan pembacaan  Keputusan DPRD Kabupaten Kutai Timur Nomor 6 tahun 2020 tentang penetapan pelaksanaan tugas ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur masa jabatan 2019 sampai dengan 2024.

Dalam SK DPRD Kutim ini, dinyatakan sebagai pelaksana tugas Ketua DPRD Kutai Timur masa jabatan 2019-2024 mendapatkan hak protokoler pimpinan DPRD. Kemudian, petikan surat keputusan Ketua DPRD Kutai Timur akan  disampaikan kepada Gubernur Kalimantan Timur melalui Bupati untuk mendapatkan SK  peresmian.

Joni merupakan kader PPP tulen, pria kelahiran 14 Mei 1971 ini, kini tinggal di Masalap Ilir Desa Mukti  Jaya Kecamatan Rantau Pulung.  Di Pemilu tahun 2019, ia berada di urutan pertama DCT PPP untuk DPRD Kutim, denga perolehan suara di Dapil Teluk Pandan, Sangatta Selatan, Rantau Pulung dan Bengalon, ia meraih 1.630 suara sehingga menghantarkannya kembali berkarya di rumah rakyat Kutim. (SK8)