Beranda hukum Bersama Camat, Polsek dan PT Swakarsa, Koramil Wahau Gelar Penyuluhan Bahaya...

Bersama Camat, Polsek dan PT Swakarsa, Koramil Wahau Gelar Penyuluhan Bahaya Karhutla di Jabdan

82
0
Peltu Yuli saat memberikan penyuluhan seputar bahaya Karhutla kepada masyarakat Desa Jabdan Muara Wahau

SANGATTA (28/8-2019)

               Mulai maraknya pembakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah daerah, menjadi perhatian Koramil Muara Wahau yang dipimpin Kapten Arh M Jabal. Selain mendatangi warga termasuk menggelar pertemuan, masalah Karhutla dijelaskan kepada masyarakat selain membahayakan lingkungan juga berdampak terhadap kesehatan masyarakat. “Setiap kesempatan, melalui Babinsa masyarakat selalu diingatkan akan Karhutla karena bisa merugikan orang banyak,” kata Kapten Arh M Jabal.

                Kepada Suara Kutim.com dijelaskan belum lama ini, bersama Camat Muara Wahau Irang Ajang, Suriansyah dari PT  Swakarsa, Bripka Adi – Anggota Polsek Muara Wahau, dilakukan penyuluhan kepada masyarakat Desa Jabdan. “Penyuluhan bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam membuka kebun, karena selain meningkatkan suhu, membuat polusi juga berbahaya menjadi kebakaran hutan terlebih di saat kemarau,” terang Kapten Arh M Jabal seraya menambahkan penyuluhan Bahaya Karhutla bagian dari Program Mulawarman yang digelar Koramil Muara Wahau.

                Dalam penyuluhan yang diikuti lebih 100 orang warga Jabdan itu, Peltu Yuli – Babinsa Jabdan mengingatkan Karhutla telah menjadi masalah internasional karena menganggu kesehatan masyarakat selain itu meningkat pemanasan global yang berdampak mencairnya salju di Kutub Utara sehingga berdampak dengan naiknya permukaan laut. “Dampak langsung yang dirasakan masyarakat, Karhutla yakni terganggunya kesehatan masyarakat karena asap dari pembakaran lahan bisa menganggu paru-paru yang akhirnya menyebabkan batuk sehingga menganggu waktu istirahat yang pada akhirnya kesehatan terganggu juga karena tidak bisa istirahat dan dampak lainnya terganggunnya produktivitas,” beber Peltu Yuli seraya menambahkan pemerintah serius terhadap Karhutla karena dampak yang diakibatkan banyak.(SK4)