Beranda KABAR KALTIM Bersama TRC BPBD, Koramil Teluk Pandan Pantau Titik Banjir

Bersama TRC BPBD, Koramil Teluk Pandan Pantau Titik Banjir

204
0
Bersama TRC BPBD Kutim, Sertu Suroto dari Koramil Teluk Pandan mematau salah satu titik rawan banjir di Teluk Pandan.(Foto Ist)

SANGATTA (22/5-2020)

                Hujan lebat yang menguyur semua daerah di Kaltim termasuk Desa Suka Rahmat Kecamatan Teluk Pandan, menjadi perhatian Danramil Teluk Pandan Kapten Arh Muji. Pasalnya, Desa Suka Ramai, Teluk Pandan, dan Kandolo merupakan kawasan yang kerap dilanda banjir dikala hujan lebat.

                Bersama  Babinkamtibmas serta anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kutim,  Sertu Suroto yang ditugaskan Kapten Arh Muji, sejak pagi hingga sore melakukan pemantauan terhadap titik – titik rawan. “Kami memantau keadaan drainase serta curah hujan yang berdampak dengan terhadap ketinggian air baik di sungai maupun sekitar daerah banjir lainnya,” terang Kapten Arh Muji.

                Kepada Suara Kutim.com  Kapten Arh Muji menerangkan salah satu daerah yang rawan banjir yakni drainase di poros Bontang – Samarinda. Disebutkan, pemantauan dilakukan agar dapat memberikan informasi kepada para pengguna jalan untuk lebih berhati hati dan waspada apabila melalui jalur yang sering terjadi banjir.

                Bersama Sertu Suroto disebutkan jika terjadi banjir, informasi selain disampaikan ke Dandim 0909 Sangatta, juga kepada masyarakat melalui saluran media sosial serta whatshap.  “Menjadi kewajiban kami sebagai aparat kewilayahan  yang harus tahu segala kondisi wilayah apalagi saat ini memasuki musim penghujan dimana drainase disekitar jalan Teluk Pandan sering tergenang air dan  arusnya  deras apabila hujan sehingga dapat mengganggu pengguna jalan,” terangnya.

                Terkait kondisi ruas jalan dan drainase yang menjadi sasaran peninjauan, Sertu Suroto menyebutkan masih aman dan bisa dilewati. Namun, ia belum bisa menerangkan terkait kiriman air dari kawasan hutan yang kerap turun ke anak-anak sungai yang ada. “Biasanya banjir yang menenggelamkan jalan, apabila anak sungai sudah penuh sehingga airnya meluap ke jalan seperti di Teluk Pandan,” bebernya.(SK5)