Beranda kesehatan Bupati Ismu Akui Ambulance Banyak Rusak Akibat Kurang Perhatian

Bupati Ismu Akui Ambulance Banyak Rusak Akibat Kurang Perhatian

597
0

SANGATTA (10/7-2017)
Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar mengakui ketersediaan sarana dan prasarana Pusat Pelayanan Masyarakat (Puskesmas) seperti ambulance, minim. Menurut Ismu, ketersediaan ambulance, membantu masyarakat yang akan dirawat termasuk dirujuk ke RS.
“Hampir semua Puskesmas kekurangan ambulan. Rumah Sakit Kudungga, hanya punya satu ambulan. Bahkan Rumah Sakit Pratama di Sangkulirang belum punya ambulan.,” kata Ismu setelah melakukan kunjungan ke sejumlah kecamatan belum lama ini.
Ia menjelaskan, pemerintah sudah menyiapkan armada ambulan untuk kecamatan, karena sistem pengelolaannya yang kurang baik, sehingga sudah ada rusak. “Sekarang, kami akan membenahi managemennya. Karena, banyak mangkrak. Karena lambat diperbaiki. perawatannya kurang,” ucapnya.
Terkait pencapaian akreditasi Puskesmas, diakui menjadi tolak ukur. Namun, sebagai langkah awal pihaknya masih fokus untuk memperbaiki sistem pelayanannya terlebih dahulu. Karena jangan sampai akreditasi dicapai, namun tidak dibarengi dengan pelayanan yang baik ke masyarakat. “Sasaran memang akreditasi. Tapi jika pelayanan masih morat marit. Mending kami perbaiki dulu. Jadi bukan statusnya. nanti kalau sudah dapat status bagus-bagus tapi pelayanannya buruk juga percuma,”sebutnya.
Untuk mendukung peningkatan program pelayanan kesehatan, pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh. Mulai dari melengkapi kebutuhan fasilitas, hingga tenaga kesehatan. “Kami focus,sekarang lebih fokus lagi. Anggaran yang sudah ada diperbanyak lagi,” tuturnya.
Kepala Bidang Sumberdaya Dinkes Kutim Haryati menerangkan ambulan yang ada di Kutim sebanyak 25 unit. Sedangkan untuk kekurangan di puskemas, tahun ini dilakukan pengadaan tambahan. “Tahun ini ada pengadaan tujuh unit ambulan, termasuk salah satunya untuk Rumah Sakit Pratama,” terangnya.(SK11)