Beranda kesehatan Cegah Anjing Gila, Distan Gelar Vaksin Rabies

Cegah Anjing Gila, Distan Gelar Vaksin Rabies

116
0
BERBAGI

SANGATTA (23/4-2018)

Sugiono – Kadis Pertanian Kutim
Mengantisipasi penyebaran rabies di Kutai Timur (Kutim), Dinas Pertanian Kutim mulai Selasa (24/4) menggelar vaksinasi rabies terhadap Hewan Pembawa Rabies (HPR) seperti kucing dan anjing. Namun, karena keterbatasan anggaran vaksinasi rabies dialokasikan untuk 250 ekor HPR.
Kepala Dinas Pertanian Sugiono menerangkan pemberian vaksinasi rabies, tahap pertama selama 2 hari di Kantor Desa Sangatta Selatan, seharian kemudian Kantor Desa Singa Gembara, sedangkan pada Savtu (28/4) di klinik hewan Ririn di GPL Munthe Sangatta Utara, serta klinik hewan Dinas Kesehatan Kutim. “Tahun ini dosis yang disediakan hanya 250, untuk pemberian vaksin di Klinik Hewan Dinas Kesehatan dilaksanakan sepanjang stok vaksin masih tersedia,” terangnya.
Rabies, kata Sugiono, oelh masyarakat Indonesiaa dikenal sebagai penyakit anjing gila adalah penyakit serius yang menyerang otak dan sistem saraf. Penyakit ini digolongkan sebagai penyakit mematikan yang harus ditangani dengan cepat.
Data Kementrian Kesehatan Indonesia, terdapat sekitar 70 ribu kasus gigitan hewan penular rabies di tahun 2013. Dari keseluruhan kasus tersebut, terdapat 119 orang di antaranya yang positif terkena rabies.
Di tahun 2013, Provinsi Bali masih menjadi daerah paling banyak mendapat kasus gigitan hewan penular rabies dengan persentase hampir mencapai 60 persen dari total kasus di seluruh Indonesia. Sedangkan daerah kedua paling banyak mendapat kasus gigitan hewan penular rabies adalah Provinsi Riau (7,4 persen), diikuti Nusa Tenggara Timur, Sumatera Utara dan Sumatera Barat. “Meski Kutim tidak separah dibeberapa kota namun wajib mewaspadai,” terangnya terkait penyakit akibat virus lyssaviruses ini.Terhadap hewan yang akan divaksin, dijelaskan sudah bermur di atas 5 bulan dan sehat, kemudian tidak sedang menyusui atau bunting(ADV-KOMINFO)