Beranda hukum Danramil Sangatta Ajak Mahasiswa STIPER Galakan Cinta NKRI

Danramil Sangatta Ajak Mahasiswa STIPER Galakan Cinta NKRI

118
0
Danramil Sangatta Kapten Inf Arief S saat memberikan pembekalan akan arti bela negara kepada mahasiswa baru STIPER Sangatta.

SANGATTA (9/9-2019)

                Berkembangnya teknologi dan modernisasi, tidak harus meninggalkan semangat dan kecintaan warga negara Indonesia akan tanah air. Berkembangnya sejumlah negara seperti Singapura, Malaysia, Hongkong dan negara lainnya tiada lain karena kecintaan warga negaranya kepada bangsanya sehingga mereka semakin kreativ, inovatif sehingga nama negara mereka terkenal namun tidak meninggalkan kecintaan akan negaranya.

                “Cinta air, cinta NKRI bukan harus mengangkat senjata dan pergi perang, tetapi bagaimana menjaga NKRI dari berbagai bentuk gangguan keamanan serta mengisinya dengan aktifitas positif yang mampu mengangkat nama sekolah, orang tua, daerah dan negara,” ujar Danramil Sangatta Kapten Arif S dihadapan puluhan mahasiswa baru STIPER Sangatta.

                Dalam ceramahnya bertemakan wawasan kebangsaan itu, mantan Pasi Intel Kodim Sangatta ini mengungkapkan, ancaman negara saat ini beragam-ragam bentuknya karenanya mahasiswa STIPER sebagai anak bangsa, waspada. “Beragam paham sekarang ini berkembang dan terus masuk yang salah satunya melalui HP dan  internet yang harus diwaspadai,” pesan Arif.

                Terkait bela negara, ia menandaskan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kecintaan anak bangsa untuk mencintai NKRI. Karena, ujar Arif, NKRI merupakan negara yang berdaulat dan kemerdekaan yang sudah 74 tahun bukan hadiah penjajah tetapi perjuangan anak bangsa yang rela menyerahkan jiwa raganya membela tanah air.

                Sebagai negara besar, warga negara Indonesia tersebar di ribuan pulau sehingga tercipta beragam suku, ras dan agama. Namun, berkat Pancasila semua menjadi satu dan saling menghormati, menghargai sementara ada negara yang satu daratan, ujar Arief, ternyata tak pernah berhenti bertikai sehingga merugikan banyak pihak.

                Kepada mahasiswa STIPER Sangatta, Kapten Arief menaruh harapan mampu menjadi agen pembangunan dan menggelorakan semangat bela negara dan cinta NKRI. “Kalau tidak kalian sebagai mahasiswa siapa lagi yang membangun bangsa ini, meski hanya di Kutim,” pesan Arief S.(SK11)