Beranda hukum Danrem Ingatkan Semua Dandim Waspada Dengan Ancaman Gangguan Keamanan

Danrem Ingatkan Semua Dandim Waspada Dengan Ancaman Gangguan Keamanan

119
0
Danrem 091 Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen Widi Prasetijono saat memberikan keterangan pers usia melantik dan mengambil sumpah Kasi Pers Korem dan Dandim di Kaltim dan Kaltara.

SANGATTA (21/8-2019)

Danrem 091 Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen Widi Prasetijono minta Dandim di Kaltim dan Kaltara meningkatkan kewaspadaan dengan ancaman yang bisa menganggu keamanan. Usai melantik sejumlah Kasi Pers Korem ASN dan sejumlah Dandim, Selasa (20/8) kemarin, disebutkan kondisi dan situasi wilayah Kodim yang relatif kondusif dan aman  adalah cermin dari kinerja satuan yang mampu bersinergi dengan semua instansi terkait, hal tersebut dapat dibuktikan dengan terlaksananya berbagai kegiatan yang bersifat program maupun non program, sehingga  satuan telah bekerja dengan baik.

Meski kondisi Kaltim dan Kaltara, aman dan damai, kata Danrem Brigjen Widi Prasetijono namun  Dandim dan jajarannya jangan  lengah dan berpuas diri, tetapi lebih meningkatkan kinerja di satuan masing – masing.

Kepada wartawan diantaranya Suara Kutim.com, disebutkan ancaman terorisme wujud ancaman nyata terhadap keutuhan wilayah, kedaulatan bangsa dan keselamatan seluruh bangsa Indonesia. “Ancaman itu bersifat laten, dinamis, dapat muncul secara tidak terprediksi, mendadak dan berpengaruh secara langsung terhadap stabilitas nasional. Oleh karena itu, pemberdayaan seluruh komponen bangsa dalam penanggulangan terorisme harus dilakukan secara komprehensif,” sebut Danrem.

Masalah yang serius saat ini, ujar Danrem, yakni marakanya Narkoba di semua daerah. Narkoba diakuinya merupakan ancaman  nyata bagi ketahanan bangsa, karena sudah masuk pada seluruh tingkat kehidupan sosial. Karena itu, Danrem dihadapan semua Dandim, ia memerintahkan  ikut memerangi masalah Narkoba yang kian marak. “Lakukan tindakan pencegahan secara internal dan eksternal di satuan, serta lakukan koordinasi intensif dengan Polri dan BNN dalam penanggulangannya,” kata Danrem.

Masalah lain, ujar Danrem, keberagaman  suku  Kaltim dan Kaltara   berpotensi menjadi konflik sosial karenanya perlu dilakukan  pendekatan  persuasive dengan menggelar  kegiatan sosial yang melibatkan seluruh komponen masyarakat  sehingga terciptanya iklim yang kondusif, aman dan damai. “Khusus wilayah perbatasan, perlu meningkatkan koordinasi dan sinergitas dengan instansi terkait agar tercipta stabilitas di wilayah,” kata Danrem.

Terkait kerusuhan di Papua, Danrem secara khusus minta warga Kaltim untuk tidak ikut menyebarkan foto atau video yang membuat suasana tambah panas. “Mari kita doakan semua masalah segera diatasi, dan serahkan semua kepada aparat hukum,” pesan Danrem.

Pejabat Korem ASN yang dilantik Danrem kemarin yakni Letkol Inf Windarto sebagai Kasi Pers, sedangkan jabatan lain yang diserahterimakna yakni  Dandim  Samarinda Letkol Inf M  Bahrodin kepada Kolonel Kav Tomi Kaloko Utomo, Dandim Tanjung Selor Letkol Inf Sigid Hengki Purwanto kepada Letkol Inf Aswin Kartawijaya, Dandim Tenggarong Letkol Czi Bayu Kurniawan kepada Letkol Inf  Charles Yohanes Aling, Dandim Sangatta Letkol Inf Kamil Bahren Pasha kepada Letkol Czi Pabate, Dandim 0910 Malinau Letkol Inf Yudi Suryatin  Kepada Letkol Inf Nopid Arif, Dandim Nunukan Letkol Czi Abdillah Arif, Kepada Letkol Czi Eko Pur Indriyanto.(SK8)