Beranda kutim Desa Keraitan Pusat Penelitian Ismu Meraih Gelar Doktor

Desa Keraitan Pusat Penelitian Ismu Meraih Gelar Doktor

228
0
Ismu bersama Camat Bengalon Suharman dan warga Desa Keraitan Bengalon saat melakukan penelitian untuk disertasinya.(Foto Ist)

SANGATTA (24/8-2019)

                Dusun Segading Desa Keraitan Kecamatan Bengalon menjadi pusat penelitian Ismunandar – Bupati Kutim untuk meraih gelar Doktor pada Universitas Merdeka Malang Jatim. Desa yang merupakan desa resetlemen yang dibiayai PT Kaltim Prima Coal(KPC) ini, terpilih menjadi studi penyusunan disertasi Ismu ini karena mempunyai karakteristik tersendiri.

                Untuk menyusun karyanya, Ismu sudah melakukan 2 kali studi lapangan ke Desa Keraitan yang sebagian warganya merupakan warga Dayak Basap. “Ini kunjungan studi yang kedua kalinya saya sebagai mahasiswa, kalau kunjungan pemerintahan sudah tak terhitung karennaya saya tertarik menjadikan dusun Segading ini menjadi topik disertasi saya,” kata Ismu.

                Ismu mengakui ia harus melakukan dua kali melakukan studi lapangan di Desa Keraitan karena desanya terbagi dua, walaupun sama-sama dihuni warga Dayak Basap. Bagi Ismu, bertandang ke Desa Keraitan untuk mendapatkan data lebih banyak dan valid karena dilakukan dialog dengan masyarakat. “Termasuk harapan atau keinginan masyarakat akan menjadi bagian disertasi saya nanti, Desa Keraitan ini desa mengusung kebudayaan ditengah-tengah modernisasi,” sebut Ismu ketika ditanya Suara Kutim.com.

                Sekedara diketahui Desa Keraitan dihuni lebih kurang 80 KK, lokasinya sekitar 4 Km dari Kantor Camat Bengalon. Untuk bertandang ke desa ini, pengunjung harus melewati jalan tanah sehingga di kala hujan menjadi susah meski menggunakan mobil kecuali mobil  doubel gardan.

                Desa Keraitan sendiri mulai berdiri pada tahun 2012 lalu, mereka adalah suku Dayak Basap yang sebelumnya tinggal  Dusun Bajang Tidung dan Keraitan Lama  Bengalon. Bagi masyarakat Keraitan, PT KPC menyediuakan  rumah dari kayu ulin berikut keperluan lainnya yakni listrik, sekolah dan air. “Hanya jalan saja yang perlu diperhatikan, kalau tidak biar banyak hasil pertaniannya warga Keraitan ini tak bisa memasarkan,” aku Ismu ketika melakukan kunjungan, Jumat (23/8) kemarin.(SK4)