Beranda foto Dewan Harapkan Ardiansyah, Lakukan Penyegaran Pejabat

Dewan Harapkan Ardiansyah, Lakukan Penyegaran Pejabat

873
0

SANGATTA,Suara Kutim.com (16/4)
Pimpinan DPRD dan Ketua – Ketua Fraksi diakui Ketua DPRD Mahyunadi sepakat untuk menggelar rapat paripurna pengumuman sekaligus mengusulkan Ardiansyah Sulaiman sebagai bupati definitif pasca pengangkatan pria kelahiran Muara Pahu ini sebagai pelaksana tugas bupati.
Seusai menghadiri pembukaan sosialisasi UU Pilkada garapan Badan Kesbangpol Kutim, Kamis (16/4), Mahyunadi menyebutkan sebelum rapat paripurna digelar akan ada pertemuan khusus antara pimpinan dewan dengan Ardiansyah.
Diakui, dalam pertemuan yang bakal digelar dalam waktu dekat, banyak masalah akan dibahas diantaranya rencana APBD Perubahan 2015, serta APBD 2016. Selain itu, untuk mendukung kinerja bupati, politikus Partai Golkar ini menyarankan agar Ardiansyah setelah dilantik sebagai bupati melakukan peninjaun penempatan pejabat. “Yang ada sudah, bagus mungkin lebih baik disegarkan dengan mutasi agar lebih mantap dalam capaian kinerja,” kata Mahyunadi.
Terhadap rotasi pejabat, Mahyunadi menegaskan bukan dewan ingin intervensi namun semata-mata untuk lebih meningkatkan kinerja pemkab. “Saya rasa wajar saja, dengan bupati baru ada suasana baru untuk memberikan vitamin agar kinerja SKPD terutama pejabatnya bisa maksimal,” bebernya.
Diakui Mahyunadi, kalangan dewan yang ia pimpin menilai ada pejabat yang penempatannya perlu dievaluasi karena sehingga belum bisa memberikan hasil maksimal. Ditegaskan, dewan ingin penempatan benar-benar menerapkan ”The Right Man on The Right Place” atau tidak menempatkan orang yang layak pada posisi yang tepat.
Ditegaskan, kinerja SKPD akan terlihat bagaimana seorang pemipin termasuk pejabat yang ada bisa melaksanakan tugas pokok dan fungsi. Ia menyebutkan, perilaku menyimpang dari aparat pemerintah serta tidak cakap dalam pengambilan keputusan akibat penempatanya tidak sesuai kompotensinya. “Pak Ardiansyah masih punya waktu untuk untuk rotasi pejabat, sikap dewan yang terangkum dalam rapat terbatas itu bukan ingin merecoki pemkab tetapi sebagai mitra ingin memberikan masukan. Kami dewan, sama sekali tidak niat menitipkan seseorang atau tidak, tetapi semata-mata membantu bupati dalam menjalankan roda pemerintahan,” sebut Mahyunadi.(SK-02/SK-03/SK-08)