Beranda hukum DH : Itu Hanya Salah Paham, Saya Ditegur Lagi Makan Dimana Etikanya

DH : Itu Hanya Salah Paham, Saya Ditegur Lagi Makan Dimana Etikanya

318
0

SANGATTA (27/11-2019)

                Kepala Satpol PP Kutim DH tidak mempersalahkan jika pihak PN Sangatta melaporkan dirinya ke Polres Kutim, namun ia menyebutkan apa yang terjadi tiada lain karena ia ditegur sedang makan. “Apa yang ada hanya salah paham saja, kalau  mau islah ok tapi kalau saya diminta maaf nggaklah,” kata DH ketika dikonfirmasi wartawan.

                Menurut DH, ia ditegur saat makan. Tindakan itu hal yang kurang  beretika karena siapa saja saat makan ditegur akan marah. “Kita ini sama-sama aparat pemerintah, tapi kalau dilaporkan nggak ada masalah,” sebut DH.

                Seperti diberitakan, diduga melakukan pengacaman terhadap Wakil Ketua PN Sangatta, Yulanto P Utomo,  Kepala Satpol Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kutim, DH, akan berurusan dengan Polres Kutim.

Humas PN Sangatta, Andreas Pungky Maradona, Rabu (27/11) menerangkan, DH  dilaporkan Ketua dan seluruh hakim di PN Sangatta ke Polres Kutim karena ingin melempar Wakil Ketua PN dengan piring dengan alasan tidak terima ditegur karena salah parkir mobil.

Peristiwa yang terjadi Selasa (26/11) kemarin ini, dijelaskan Pungky, bermula ketika banyaknya kendaraan yang parkir bukan tempatnya. Sesuai ketentuan, mobil yang bisa parkir dekat areal persidangan adalah mobil tahanan atau kepolisian sedang kendaraan lain wajib di depan termasuk mobil hakim dan jaksa.

“Saat itu banyak pengunjung datang, dan kawasan yang menjadi masalah kawasan yang sudah dipasang tanda dilarang parkir namun ada sejumlah kendaraan yang parkir sehingga diminta dipindahkan, imbauan itu dipenuhi pengendara lainnya namun hanya mobil dinas Pemkab Kutim yang tak diketahui siapa pengemudinya,” beber Pungky seraya menambahkan kawasan area dilarang memang disiapkan untuk bermanuvernya kendaraan pembawa tahanan jika sewaktu-waktu terjadi keributan.

Mengetahui mobil dinas yang terparkir pengemudinya sedang makan, petugas PN Sangatta mendatangi DH seraya meminta setelah makan bisa memindahkan mobilnya. Namun, permintaan pegawai PN Sangatta ini justru tak digubris. “Kamu ndak kenal saya ya. Panggil pimpinanmu kesini”, ujar Pungky mencontohkan ucapan DH.

Karena diminta pimpinannya datang, petugas PN Sangatta ini langsung melapor Wakil Ketua PN Sangatta, Yulanto P Utomo agar datang memenuhi permintaan DH. Bersama Yulianto – Wakil Ketua PN menemui dan meminta maaf agar kendaraan yang diparkir untuk dipindahkan  setelah makan siang.

Sayangnya, ujar Pungky, bukan diterima degan baik-baik tetapi dibalas dengan emosi oleh DH yang sedang mengenakan atribut kedinasan Satpol PP.  “Entah kenapa saat itu, Kasatpol PP Kutim itu langsung mengangkat piringnya untuk dilemparkan ke Wakil Ketua PN Sangatta. Sontak melihat reaksi emosi DH dan  menghindari keributan, akhirnya Wakil PN Sangatta langsung memilih pergi meninggalkan kantin. Namun Kasatpol PP Kutim malah mengejar Wakil Ketua PN Sangatta  beruntung pihak sejumlah pegawai Kejaksaan beserta beberapa masyarakat yang langsung menahan langkah Kasatpol PP Kutim tersebut, sehingga tidak terjadi sesuatu terhadap pimpinan kami,” beber Pungky.

Karena sudah melakukan tindakan tidak menyenangkan, DH ternyata tidak ada niat untuk meminta maaf. Setelah berkonsultasi degan PT Kaltim, akhirnya, disepakati tindakan DH dilaporkan ke Polres Kutim sehingga resmi menjadi laporan polisi.(SK2/SK3/SK5)