Beranda hukum Dianggap Hina Mbah Maimoen, JR Dilaporkan ke Polisi

Dianggap Hina Mbah Maimoen, JR Dilaporkan ke Polisi

120
0
Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kutai Timur, saat melaporkan JR ke Polres Kutim karena dianggap menghina tokoh Mustasyar Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH Maimoen Zubair,

SANGATTA (8/8-2019)

Seorang warga Sangatta bernama JR, diadukan Pengurus Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kutai Timur, karena dianggap  menghina tokoh Mustasyar Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH Maimoen Zubair, yang baru saja wafat.

Postingan JR di facebook

Laporan Ketua  PC GP Ansor Kutim, Zainul Arifin itu, diterima petugas unit Reserse dan Kriminal Polres Kutim, dengan membuatkan Surat Bukti Laporan Pengaduan Tertulis.

Ditemui usai membuat laporan, Zainul Arifin kepada wartawan menerangkan, JR dilaporkan ke Polisi, sebagai upaya agar tidak ada tindakan main hakim sendiri dari masyarakat Nahdatul Ulama (NU) di Kutim. “JR dalam cuitannya di facebook   mengomentari terkait wafatnya KH Maimoen Zubair, dianggap tidak pantas dan menyakiti perasaan seluruh warga NU. Selain melaporkan atas tindakan tidak menyenangkan yang bisa menimbulkan rasa kebencian, pihaknya juga melaporkan terkait unsur pidana Informasi dan Transaksi Elektronik,” kata Zainul.

Diakuo Zainul,  tidak mengetahui adanya cuitan JR  di facebook karena memang tidak berteman secara pribadi dengan terlapor, pada media sosial tersebut. Namun hasil screenshot akun facebook milik JR yang kemudian dijadikan barang bukti tersebut didapatkan dari grup Banser Nusantara Pusat.

Selain itu, pihaknya juga menganggap tidak ada iktikad baik dari pihak terlapor untuk meminta maaf atas cuitannya. “Bahkan JR menghapus akun media sosial facebook miliknya,” kata Zainul saat melapor ke Polres Kutim bersama didukung pengurus Barisan Ansor Serbaguna (Banser)  dan Pemuda Katolik Kutim.

Kepada warga NU Kutim ia minta  tetap tenang dan menahan diri, serta tidak melakukan tindakan main hakim sendiri karena persoalan ini sudah masuk dan ditangani oleh pihak kepolisian. Terkait laporan ke polisi, disebutkan,  sudah berkoordinasi dan mendapat dukungan pengurus Ansor Wilayah dan Pusat, serta Banser Pusat. (SK2)