Beranda foto Didi Itu Sejak SD Memang Taat Ibadah dan Pintar

Didi Itu Sejak SD Memang Taat Ibadah dan Pintar

994
0
Karena sejak kecil pendidikan keagamaan Ardiansyah Suliaman sudah ditanamkan, sehingga ketika ia diminta mengisi khotbah atau ceramah agama, pria yang dibesarkan dalam lingkungan keluarga sederhana ini dengan mudah menyampaikan ceramh-ceramah agama termasuk menjadi imam shalat.

GUBERNUR Kaltim DR Awang Faroek Ishak (AFI) Selasa (9/6) besok akan mengambil sumpah dan melantik Ardiansyah Sulaiman sebagai Bupati Kutai Timur (Kutim) menggantikan Isran Noor yang mengundurkan diri pada 26 Februari 2015 lalu.
Ardiansyah yang lahir di Muara Pahu sebuah kecamatan di Kutai Barat (Kubar) pada 5 Februari 1964, besar dalam lingkungan keluarga sederhana. Ini tiada lain, ayahnya Sulaiman (alm) seorang guru SD sementara ibunya Nurul (alm) seorang ibu rumah tangga.
Sejumlah teman Didi – begitu teman-temanya menyapa suami Siti Robiah – alumni Faperta Unmul ini, mengakui Didi dibesarkan dalam lingkungan keluarga sederhana. “Kalau nggak salah, Didi itu ada empat atau lima bersaudara dan ia anak kedua,” kata Dedi teman bermain Didi semasa bersekolah di SD 005 Teladan Tenggarong.
Kepada Suara Kutim.com, Dedi yang kini tinggal di Jakarta mengaku mengenal betul dengan Didi yang kala itu berada di kelas VI B sedangkan ia di Kelas V A. Meski terpisah kelas, namun pertemanan mereka dekat. “Didi itu orangnya taat ibadah dan gemar belajar, ia memang pelajar yang mandiri meski orang tuanya seorang guru di SD 005 Teladan Tenggarong,” ungkap Dedi.
Bagi warga Sukarame Kecamatan Tenggarong, Didi memang dikenal sebagai anak yang hidup dalam bimbingan keagamaan yang kuat. Setiap sore, dari sebuah rumah kayu tanpa cat dan hampir ambruk selalu terdengar suara Didi mengaji bersama saudara-saudaranya.
Untuk pergi sekolah, Didi bersama teman-teman sekolahnya hanya jalan kaki meski berjarak 2,5 Km. Perjalanan yang cukup jauh, dilewati Didi dengan riang bahkan ia tak merasa lelah. “Kalau bicara prestasi, Didi memang kerap juara kelas bahkan ia berkali-kali menjadi wakil SD kami menjadi peserta cerdas cermat, pelajar teladan dan lomba-lomba lainnya,” kenang Nahar – pegawai Dinas Dikbud Kutim yang kini bertugas di Sangkulirang.(SK-06/SK-011/bersambung)