Beranda hukum Didukung Partai, Yusuf T Silambi Siap Jadi Wabup

Didukung Partai, Yusuf T Silambi Siap Jadi Wabup

257
0
Yusuf T Silambi saat mengambil berkas pendaftaran calon Bupati dan Wabup Kutim di PDI P Kutim.

SANGATTA (9/11-2019)

Yusuf T Silambi mengklaim telah mendapat restu PDI Perjuangan untuk berlaga di Pilkada Kutim. Karena ia berniat,  mendeklarasikan. Anggota DPRD Kutim ini menyebutkan, restu dan dukungan yang ia terima yakni dari  DPC PDI Perjuangan, DPD bahkan DPP. “saat ini ada tiga kader  PDI P yang akan bersaing secara sehat maju Pilkada, baik untuk calon bupati maupun untuk calon wakil bupati, namun siapa yang  mendapatkan rekomendari partai, akan ditentukan melalui survey internal, elektabilasnya dan popularitasnya yang tertinggi dan terbaik,” terangnya.

Namun ia mengaku  optimis, dirinya  akan maju sebagai calon wakil bupati Kutai Timur periode 2020-2024. “Saya hanya mendaftar sebagai bakal calon wakil bupati didua partai politik yakni  DPC PDI P dan DPC Nasdem,” terangnya.

Terkait siapa bupati yang ia akan pilih, Yusuf mengungkapkan teman-temannya  di  DPD dan DPC PDI Perjuangan bahkan  DPP PDI P menginginkan  berpasangan dengan  Ismunandar yang diusung Nasdem.

Kepada wartawan di ruang kerjanya, ia menandaskan  akan mengajukan tiga kelebihan dan kemampuan yang saya miliki padalah massa, kemudian  dalam hal etika baik berkomunikasi dan keputusan dijanjikannya  tidak sedikitpun dan tidak setitikpun melawan atasan. “Saya tahu diri kalau saya wakil, namun bekerjasama dengan bupati untuk membangun Kutai Timur yang lebih baik,” tandasnya.

Sedangkan tawaran ketiga terakit pembiayaan yang diakuinya ia bersama istri serta  anak sangat siap untuk biaya sesuai perintah dari calon bupati. “Saya  bersama istri dan anak-anak sudah siapkan dana untuk calon bupati yang mau gandeng saya. Berapa dana yang diperintahkan calon bupati saya siapkan,” ungkapnya tanpa merinci berapa dana yang sudah disiapkan.

Saat ini, kata Yusuf, tugasnya dan tim segera menggelar deklarasi kemudian kerja untuk meningkatkan elektabilitas dan popularitas sebelum hasil survey keluar untuk menetapkan siapa yang akan diusung PDI Perjuangan.(SK2)