Beranda politik DPRD Kutim DPRD Kutim Dapat Wejangan Banyak Dari Gubernur Kaltim

DPRD Kutim Dapat Wejangan Banyak Dari Gubernur Kaltim

709
0
Pertemuan Pimpinan dan Ketua Fraksi DPRD Kutim dengan Gubernur Kaltim Isran Noor.(Foto Humas Setprov Kaltim)

SANGATTA (15/10-2019)

            Berbagai informasi dan masukan disampaikan Gubernur Kaltim Isran Noor saat menerima kunjungan Pimpinan dan Ketua Fraksi DPRD Kutim, Selasa (15/10). Rombongan yang dipimpin Ketua DPRD Ec UR Firgasih dan Arfan ini, bertujuan bersilahturahmi.

            Isran yang didampingi Karo Humas M Syafranuddin, Karo Pemerintahan Deni Sutrisno dan Radiansyah dari Biro Hukum Setprop Kaltim, menggambarkan kondisi masalah nasional termasuk rencan pembangunan yang akan dilakukan Pemprov Kaltim pada tahun 2020 mendatang.

Ketua DPRD Kutai Timur Encek UR Firgasih mengatakan kunjungan ini dalam rangka menjalin silaturahmi antara anggota dewan yang baru dilantik dengan orang nomor satu di Benua Etam ini. “Silaturahmi ini sangat penting untuk bersama membangun Kaltim Berdaulat. Kami mengharapkan arahan dari gubernur, untuk pembangunan Kutim selama lima tahun ke depan,” kata Encek UR Firgasih yang didamping Arfan – Wakil Ketua DPRD Kutim

 Isran sendiri menyambut baik silahturahmi yang dilakukan DPRD Kutim. Kepada tamunya, mantan Bupati Kutim mengungkapkan beberapa hal yang harus dilakukan anggota DPRD Kutim agar rakyat Kutim lebih sejahtera. Mudah-mudahan silaturahmi ini bisa terus kita lakukan untuk bersama-sama berjuang bagi masyarakat Kaltim dan Kutai Timur khususnya,” kata Isran.

Dijelaskan,  Kutai Timur merupakan  kawasan yang terintegral dengan Kalimantan Timur, memiliki peran dan kontribusi yang cukup besar bagi pembangunan Kaltim. “Kutim sebagai salah satu kabupaten di Kaltim, harus berada dalam sebuah kekompakan dan kebersamaan. Secara formal kekompakan itu tertuang dalam RPJMN, RPJMD Provinsi dan RPJMD kabupaten/kota, harus inline walaupun ada perbedaan dalam sektor prioritas setiap daerah.,” imbuhnya.

Disebutkan, Kutim  menjadi prioritas pengembangan investasi dengan adanya Kawasan Ekonomi Khusus Maloy Batuta Trans Kalimantan (KEK MBTK). Untuk menarik minat investor, disebutkan sebagai gubernur akan membebaskan biaya sewa lahan dalam batas waktu tertentu. “Pergubnya kini sedang dalam pembahasan tim, diharapkan investasi bisa banyak masuk di kawasan industri Maloy,” beber  Isran dalam pertemuan yang berlangsung 1 jam lebih itu.(SK4)