Beranda foto Eko Wafat, Pemkab Kehilangan Pegawai Handal dan Berdedikasi Tinggi

Eko Wafat, Pemkab Kehilangan Pegawai Handal dan Berdedikasi Tinggi

3255
0
Eko Cipto Pratomo (Kiri Batik Merah) saat menerangkan Kutim kala pertama kali berdiri kepada Mahyudin - mantan Bupati Kutim yang kini Wakil Ketua MPR RI, Isran Noor dan Ketua DPRD Mahyunadi ketika berlangsung pameran pembangunan berkaitan dengan HUT Kutim ke 15 tahun lalu.

SANGATTA,Suara Kutim.com (28/8)
Pemkab Kutim, Kamis (27/8) kehilangan pegawainya yang handal dan bertanggungjawab dengan tugas yakni Eko Cipto Pratomo bin H Soetomo Muhammad, dalam usia 54 tahun.
Alumni Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Samarinda tahun 1984 ini terakhir menjabat Kepala Bidang Promosi dan Kerjasama pada BPTSP dan PMD Kutim. Pria kelahiran Tanjung Redep, 1 Juni 1961 ini bergabung dengan Pemkab Kutim sejak kabupaten ini berdiri (1999) dengan jabatan Kepala Kepala Bagian Umum dan Protokol Setkab Kutim. “Kita kehilang bapak juga teman yang tidak bosan-bosan membina juniornya,” kata sejumlah jajaran Subag Protokol Setkab Kutim.
Suami dari Ernawati, dalam keadaan sakit tetap melaksanakan tugasnya terutama berkaitan dengan kepesertaan Kutim diberbagai ajang pameran. Pria yang dikalangan pegawai Pemkab Kutim akrab disapa dengan Eko ini memang piawai dalam pengelolaan kegiatan Pemkab Kutim karena berpengalaman selama bertugas di Protokol Pemprov Kaltim.
Namun dalam beberapa tahun terakhir, kesehatan ayah dari Astri Putri Cetami dan Widya Pradana Utami, mengalami penurunan. Badannya yang padat berisi, tiba-tiba merosot jauh. “Maaf akulah, jika ada kesalahan kayak ini pang sudah keadaan ku sekarang, kadangkala fiit tiba-tiba sakit,” kata Eko ketika berjumpa Suara Kutim.com pekan lalu.
Dikabarkan, beberapa hari setelah pertemuan dengan Suara Kutim.com di kediamannya yang terletak di Jalan Gunajaya Sangatta Utara, ayah dari sejumlah anak angkat ini kembali jatuh sakit kemudian dirujuk ke Samarinda. Namun, setelah dirawat intensif, akhirnya pria yang menguasai sejumlah bahasa daerah ini, Kamis (27/8) pagi menghembuskan nafas terakhir dan meninggalkan sejuta kenangan bagi sahabat-sahabatnya.
Kepergian Eko untuk selama-lamanya mengkagetkan jajaran Pemkab Kutim terutama mereka yang sama-sama bertugas di Balai Desa Sangatta Utara sebagai Kantor Bupati Kutim. Bupati Ardiansyah Sulaiman ikut berduka cita, namun karena ia harus mengikuti deklarasi kampanye damai di Sekretariat KPU ia menugaskan sejumlah pejabat untuk mewakili Pemkab. “Kita bangga dan menaruh hormat dengan dedikasi serta karya Pak Eko,” kata Ardiansyah Sulaiman.(SK-03/SK-012)