Beranda hukum Gaji TK2D dan Insentif PNS Pemkab Kutim Dijanjikan Dibayar Sebelum Lebaran

Gaji TK2D dan Insentif PNS Pemkab Kutim Dijanjikan Dibayar Sebelum Lebaran

338
0
Pegawai TK2D Pemkab Kutim ketika mengikuti pertemuan dengan Wabup Kasmidi Bulang, belum lama ini di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab Kutim. (Foto Humas Setkab Kutim)

SANGATTA (16/5-2019)

                Wakil Bupati Kutim Kasmidi Bulang menjamin gaji TK2D bulan April akan diterima pada bulan Mei sebelum lebaran. Janji itu dikemukan  Kasmidi awal pekan lalu, namun terhadap gaji bulan Mei ia belum memastikan karena cuti bersama dilakukan akhir bulan Mei selain itu belum ada rekapitulasi dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

                Dalam pertemuan dengan sejumlah Kepala OPD dan Camat itu, Kasmidi menandaskan dana gaji TK2D untuk bulan April telah dialokasikan. “Insya Allah, gaji TK2D bulan April dibayarkan sebelum lebaran,” tandasnya.

                Selain gaji TK2D, ia juga menyebutkan insentif PNS juga dibayarkan sebelum lebaran, karenanya ia meminta BPKAD yang dipimpin Suriansyah segera melakukan persiapan untuk pembayaran insetif PNS. Kasmidi mengungkapkan, informasi terkait  gaji TK2D dan insentif ini hampir setiap hari ia terima termasuk viral di media sosial.

                Pengeluaran Pemkab Kutim tampaknya di bulan Ramadhan tampaknya meningkat signifikan, pasalnya pada Pemkab sudah menjanjikan akan membayar semua utang proyek pada triwulan pertama tahun 2019, namun tidak semuanya terbayarkan diantaranya utang pengadaan BBM sebesar Rp50 M lebih.

                Selain itu, janji bonus bagi atlit peraih medali di Poprpov Kaltim tahun 2018 sebesar Rp17 M lebih juga belum terealisasi meski dijanjikan pada awal tahun 2019. Kewajiban lainnya yang tak kalah pentingnya yakni penyediaan dana untuk sejumlah kegiatan yang bakal digelar yakni Hari Kesatuan Gerak PKK se Kaltim, MTQ se Kutim serta pengadaan obat-obatan berikut dana operasional RSU Kudungga dan Puskesmas yang ikut terkena rasionalisasi. “THR PNS yang sudah ditetapkan Pemerintah Pusat juga tak kalah pentingnya, karena kehadiran THR satu-satunya harapan PNS yang saat ini tak ada kegiatan apa-apa,” ungkap sejumlah PNS.(SK2/SK3)