Beranda hukum Gubernur Isran Kirim Pantun Kepada Anggota DPRD Kutim

Gubernur Isran Kirim Pantun Kepada Anggota DPRD Kutim

446
0
Bupati Ismunandar dan Wabup Kasmidi Bukang serta Ketua PN Sangatta, Rahmat Sanjaya bersama pimpinan sementara DPRD Kutim periode 2019-2024.(Foto Humas DPRD Kutim)

SANGATTA (14/8-2019)

                Gubernur Kaltim Isran Noor punya atensi khusus terhadap anggota DPRD Kutim yang baru mengucapkan sumpah janji untuk melaksanakan amanah rakyat dengan baik dan benar berdasarkan hukum.

                Perhatian mantan Bupati Kutim itu tertuang dalam amanatnya disampaikan Bupati Ismunandar usai proses pengucapan sumpah dan janji selesai. Diawal pidatonya yang setebal 5 halaman, Isran mengirim pantun “Terbang Tinggi Burung Gelatik, Hinggap Makan di Pohon Terap, Wakil Rakyat Kutim Sudah Dilantik, Disambut Bahagia Penuh Harap” pantun lainnya “Lihat pelanduk Tidak Juga Bangun, Jangan Dikira Sudah Mati, Rakyat Kutim Giat Membangun, Kerja Wakil Rakyat Sudah Dinanti,” .

                Dalam amanatnya, Isran mengingatkan akan tugas anggota DPRD sebagai wakil rakyat yang ia nilai semakin berat. Iapun kembali   mengingatkan akan tugas dan kewenangan DPRD yakni fungsi legislasi yakni  membuat Perda sebagai perwujudan  pemegang kekuasaan legislatif di daerah.

                Kemudian fungsi anggaran yakni memberikan persetujuan terhadap rencana APBD yang disampaikan Pemda. Fungsi anggaran, kata Isran, DPRD dapat berfungsi untuk menentukan apakah APBD yang diajukan bisa digunakan atau tidak serta melakukan perbaikan atau revisi mengenai APBD yang diajukan kepala daerah.

                Sedangkan fungsi ketiga yakni pengawasan dimana DPRD memiliki fungsi utama sebagai pengawas juga pemantau setiap pelaksanaan Perda yang sudah disepakati, serta melalukan pengawasan penggunaan anggaran yang sudah disahkan.

                “Dengan tiga fungsi yang ada, diharapkan hubungan dan kerjasama antara pemerintah dengan DPRD terjalin baik, saling sinergis dan memahami karena peran tanggungjawab serta kedudukannya setara dimana masing-masing memiliki kekuatan dan daya tawar yang sama,” ungkap Isran.

                Meski kedudukan sama, ia mengingatkan jangan sampai terjadi penonjolan ego dan kemauan masing-masing. Pemda dan DPRD, kata Isran, harus saling mendukung dan bekerjasama dalam membangun dan memajukan daerah serta kesejahteraan rakyat.

                Menjelang akhir sambutannya, Isran menaruh harapan seluruh kegiatan dan program kerja DPRD dan Pemda, terlaksana dengan baik terutama dalam pembuatan Perda, melakukan pesertujuan dan penandatangan proses pindah tangan dari asset milik daerah, mengoperasikan dan penyerapan anggaran.

                “Semoga kahdiran wakil rakyat yang dilantik ini, anggota DPRD Kutim      sudah siap bekerja, demi pembangunan rakyat dan kemajuan daerah,” harap Isran Noor yang menutup sambutannya dengan sebuah pantun “Pagi-Pagi Mencuci Beras, Masak Nasi Dibungkus Kertas, Wakil Rakyat Siap Bekerja Keras, Dapat Pahala Kalau Hatinya Ikhlas.” (SK11)