Beranda kutim Herlang Sarankan Kawasan Patung Burung Ditata Sehingga Sangatta Cantik

Herlang Sarankan Kawasan Patung Burung Ditata Sehingga Sangatta Cantik

247
0

SANGATTA (4/11-2018)
Kawasan patung burung sebagai pintu gerbang Kota Sangatta sebaiknya tidak dibiarkan jadi kumuh melainkan, dibanguni sebuah bangunan yang bisa jadi icon Sangatta seperti masjid. Herlang Mapatiti – anggota DPRD Kutim menyebutan bundaran Patung Burung masih status tanah negara, maka sebaiknya dibangun bangunan yang indah,

Herlang Mapatiti
seperti masjid, taman, serta fasum dan berbagai sarana publik lainnya yang memberikan kesan baik bagi Sangatta. “Jangan dibiarka seperti sekarang ini, dimana saat masuk kota, kita disuguhi kondisi yang kumuh,” kata Herlang.
Kalaupun sudah ada bangunan-bangunan permanen, namun ia menilai tidak akan menjadi masalah kalau pemerintah nantinya membayar bangunan masyarakat sesuai dengan nilai bangunan yang ada.
Menurutnya, urusan pembebasan lahan itu urusan biasa saja bagi Pemkab Kutim. “Kalau untuk ganti rugi bangunan mungkin dibutuhkan sekitar Rp20 miliar. Sementara tahun ini, Pemkab Kutim ini akan membayar lahan tidak kurang Rp100 miliar lebih. Karena di APBD perubahan saja, anggaran pembebesan lahan memcapai Rp160 miliar, sementara dianggaran murni Rp60 miliar. Jadi masalah anggaran, tak jadi masalah, karena Kutim ini banyak uang,” ungkap Herlang.
Politikus Hanura ini berharap ada perencanaan terhadap penataan kawasan Patung Burung Enggang, karena pada APBD Kutim tahun 2019 dialokasikan Rp2,8 triliun. “Jadi anggaran semestinya tidak jadi masalah, kalau memang kita mau membangun,” katanya.
Dijelaskan, melakukan pembebasan di lahan negara, pemerintah hanya membentuk tim terpadu untuk mensosialisasikan jika lahan itu lahan negara, yang harus dibangun untuk kepentingan umum. Tim ini nanti yang akan menghitung pembebasan lahan. “Kalau masyarakat tidak mau melepas, maka pemerintah bisa tegas, karena tanah itu untuk kepentingan umum,” tandasnya.ADV-DPRD KUTIM)