Beranda ekonomi Hewan Kurban Sehat dan Memenuhi Syarat

Hewan Kurban Sehat dan Memenuhi Syarat

157
0
Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmasvet) Distan Kutim, Cut Meutya sedang memeriksa sapi limosin yang harganya palng mahal.

SANGATTA (7/8-2019)

 Lima hari menjelang hari  raya Idul Adha, sebanyak  1.600 hewan ternak yang terdiri dari 900 ekor sapi dan 700 ekor kambing di  Sangatta Utara, dinyatakan sehat dan layak menjadi  hewan kurban. Pemberian label sehat dilakukan  pemeriksaan oleh  Dinas Pertanian Kutai Timur.

Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Hewan (Keswan) dan Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmasvet) Distan Kutim, Cut Meutya, saat ditemui  Suara Kutim.com dan sejumlah wartawan lainnya di Rumah Potong Hewan (RPH) Batota mengungkapkan hewan ternak yang diperjual belikan dinyatakan sehat dan memenuhi syarat  sebagai  hewan kurban.

Sebagai bukti pemeriksaan, terang Cut Meutya,setiap hewan yang diperiksa diberi label  agar memudahkan masyarakat untuk mengetahui bahwa hewan sapi atau kambing  yang mereka beli untuk dikurbankan benar-benar sehat dan aman.

Disebutkan, pemeriksaan lebih kepada melihat kondisi dan ciri-ciri fisik hewan seperti kondisi mata, hidung, bulu dan kuku hewan. Jika hewan terjangkit penyakit atau cacingan, maka dengan mudah terdeteksi dari pemeriksaan fisik secara langsung. “Ia  menghimbau  masyarakat untuk membeli hewan kurban yang sudah memiliki label sehat dari Distan Kutim,sehingga tidak ragu  atas hewan yang akan dikurbankan nantinya,” terangnya.

Menjawab pertanyaan Suara Kutim.com apakah ada sapi yang beratnya direkayasa dengan ditambah air agar lebih besar dan berat atau sapi gelonggongan, ia menyatakan tidak pernah ditemukan karena pembelian sapi di Kutim bukan berdasarkan berat tapi utuh satu ekor. “Kalau di Pulau Jawa ada beberapa daerah yang sistemnya berat, jadi yang dihitung harga satu ekor ditimbang beratnya baru ketemu harganya sementara di Kaltim berdasarkan fisik sapi,” bebernya.(SK11)