Beranda hukum Hingga Hari kedua Tes CPNS, Sudah 12 Orang Lolos SKD

Hingga Hari kedua Tes CPNS, Sudah 12 Orang Lolos SKD

1129
0
Usai mengikuti SKD peserta bisa melihat langsung hasilnya SKD baik di layar televisi maupun papan pengumuman.

SANGATTA (9/11-2019)
Memasuki hari kedua Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon PNS Pemkab Kutim, sudah tercatat 12 orang dinyatakan lolos. Sementara yang gagal sebanyak 788 karena kurang mencapai passing grade serta tidak hadir di SKD.
Data yang diperoleh Suara Kutim.com hingga pukul 18.00 Wita lalu, di hari kedua SKD, terdapat 9 orang dinyatakan berhasil melewati SKD yakni Rudi Hermanto Sinaga (Dokter Spesialis Bedah Ahli Pratama), Anggun Nor Herlina (Bidan Terampil), Diah Ayu Madiyasari (Perawat Terampil), Lia Arminta (Guru IPA Ahli Pratama), Muhammad Aidil Fitri (Asisten Apoteker Ahli Pratama), Mawarni (Bidan Terampil), Nursamsi Hidayat Tulloh (Penera Ahli Pratama), Shellidya Devi Gazali (Penyuluh Kesehatan Masyarakat Ahli Pratama), Vatrisia Nirmal Sari (Guru IPA Ahli Pratam)
Sehari sebelumnya Sandi Octavianus (Pranata Laboratorium Kesehatan Terampil), Dwi Febriani (Penera Ahli Pratama), dan Siti Nur Fatonah (Guru IPS Ahli Pratama bukan Sri Hartini –seperti diberitakan kemarin (ini sekaligus ralat,red).
Peserta SKD yang lolos di hari kedua tergolong banyak, namu dari 4 sesi yang digelar, peserta yang lolos terbanyak dari sesi ke 2 dan 4 masing –masing 3 orang, sedangkan sesi pertama hanya 1 orang dan ketiga 2 orang.
Seperti diwartakan, SKD yang berbasis computer assistet test (CAT) terdiri 3 materi ujian yakni Tes Wawasan Kebangsaan (WK) sebanyak 35 soal, Tes Intelegensi Umum (TIU) sebanyak 30 soal dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP) sebanyak 35 soal dengan total 100 soal yang wajib dijawab dalam waktu 90 menit.
Peserta CPNS bisa lolos SKD wajib mencapai skor passing grade 298 yang terdiri 143 poin untuk Tes Karakteristik Pribadi (TKP) ,80 poin untuk Tes Intelegensi Umum (TIU) dan 75 poin untuk Tes Wawasan Kebangsaan.
Pada tahun 2018 ini, Pemkab Kutim tahun 2018 menyediakan 243 formasi yang diperebutkan 3.438 orang dari 3.884 yang mendaftar secara on line. Darti 243 formasi yang ada untuk guru dan kesehatan disediakan masing-masing 88 orang, kemudian tenaga teknis 59 orang diantaranya tenaga kebijakan ahli pertama 1 orang, Analis kepegawaian ahli pertama serta penyuluh pertanian. Dari 243 formasi, disediakan untuk lulusan cumlaude sebanyak 5 formasi dan disabilitas 3 orang.(SK12)