Beranda hukum Ismu Bantah Restui Pembubaran HTI, Namun Menolak Ada Ormas Anti PBNU

Ismu Bantah Restui Pembubaran HTI, Namun Menolak Ada Ormas Anti PBNU

1477
0
Bupati Ismunandar bersama di acara Harlah GP Ansor ke 83 belum lama ini di Sangatta.

SANGATTA (3/5-2017)
Bupati Kutai Timur (Kutim) Ismunandar menyatakan tidak memberikan ruang gerak bagi organisasi atau aliran yang menolak keberadaan Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan Undang-undang Dasar 1945 (PBNU)
Ismu menyebutkan terkait kabar jika ia ikut merestui pembubaran organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) pada saat pelaksanaan Apel Banser se-Kaltim dalam rangka Hari Lahir GP (Gerakan Pemuda) Ansor yang dilaksanakan di Sangatta, Senin (24/4) lalu.
Dijelaskan Ismu, Pancasila, Bhineka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan UUD 1945 merupakan Empat Pilar Kebangsaan dan sebuah harga mati yang harus dipertahankan rakyat dan bangsa Indonesia. “Siapapun yang menentang keempat pilar kebangsan tersebut maka sudah seharusnya tidak diberikan kesempatan dan ruang gerak di Indonesia,” kata Ismu seraya kembali menyatakan tidak pernah menyetujui pembubaran HTI di Kutai Timur.
Kepada wartawan, ia mengaku belum menerima informasi kasus penentangan terhadap Empat Pilar Kebangsaan di Kutim oleh organisasi kemasyarakatan namun gejalanya ada.
Ia menambahkan, langkah antisipasi munculnya bibit-bibit gerakan yang menentang Empat Pilar Kebangsaan tersebut, Pemkab Kutim melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kebangpol) Kutim terus berkoordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Bergama (FKUB), Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), serta Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) memberikan pemahaman dan sosialisasi pentingnya menjaga kerukunan dalam berkehidupan dan berkebangsaan, serta tetap mengutamakan empat pilar kebangsaan sebagai pedoman dalam bernegara. “Kominda Kutim yang saya pimpin, terus memantau semua Ormas di Kutim termasuk yang melakukan kegiatan menyimpang jika ada gejala akan dilakukan pembinaan,” ungkapnya.(SK2/SK11)