Beranda hukum Ismu : Besok DPA Wajib Selesai

Ismu : Besok DPA Wajib Selesai

190
0
Suasana coffe morning Pemkab Kutim, Senin (14/1) kemarin yang membahas percepatan penyelesaian utang Pemkab Kutim.

SANGATTA (14/1-2019)

Ternyata proses pencairan atau pembayaran di lingkungan Pemkab Kutim tidak semudah dibayangkan, terlebih di awal tahun. Sejumlah dokumen harus dipersiapkan dengan matang seperti Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) sebelum digunakan, dibawa ke Jakarta.

Ini tergambar dari wejangan Bupati Ismunandar pada coffe morning, Senin (14/1) agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk Camat, segera menyelesaikan DPA paling lambat Selasa besok (15/1) karena dokumen keuangan ini   akan dibawa  ke Jakarta untuk mendapatkan asistensi dari beberapa Kementrian, Rabu (16/1) lusa.  “Semua DPA, Selasa besok sudah selesai semua, sehingga Rabu sudah dibawa ke Jakarta,” kata Ismu.

Diakui, apabila DPS setelah dan mendapat asistensi pemerintah pusat, Pemkab Kutim, gaji PNS segera dibayarkan termasuk sejumlah kegiatan bisa dilaksanakan. Ditegaskan, jika ada OPD yang terlambat menyelesaikan RKA, Ismu mengancam akan meninggalkan OPD tersebut dan dipastikan tidak  mendapatkan anggaran.

Meski demikian, Ismu  optimis jika seluruh DPA selesai dam Keterlambatan penyusunan yang terjadi diakuinya karena setiap OPD diminta memprioritaskan perekapan pembayaran hutang-hutang pekerjaan pada OPD masing-masing, termasuk titipan aspirasi dari anggota DPRD Kutim.

Sementara itu sejumlah pejabat di beberapa OPD mengaku saat ini mereka dilanda kebingungan, pasalnya RKA mereka sudah dipersiapkan sejak pembahasan di DPRD Kutim, kemudian tersiar kabar akan dilakukan perombakan anggaran akibat defisit penerimaan APBD Tahun 2018.

Dengan perombakan yang terjadi, diakui mereka berdampak terhadap Renstra dan capaian kinerja serta pertanggungjawabannya. “Kepastian dana dan apa saja yang disetujui itu masih dinanti-nantikan, jika mengacu yang lama semuda sudah beres RKAnya namun kalau ada perombakan anggaran seperti pada triwulan pertama untuk pembayaran hutang, tentu di OPD pada triwulan pertama tidak ada kegiatan apa-apa karena dananya pasti tersendot untuk utang saja,termasuk pembayaran utang Porprov serta pemberian bonus atlet Porprov,” beber mereka.(SK2/SK3/SK4)