Beranda kutim Ismu dan Istri Beluluh

Ismu dan Istri Beluluh

218
0
Bupati Ismunandar dan istri ketika ditempung tawari oleh Sultan Kutai Kartanegara.(Foto Humas Kutim)

SANGATTA (30/12-2019)

Bupati  Ismunandar yang bergeral Pangeran Sura Praja bersama Ketua DPRD Kutim Encek UR Firgasih bergelar Raden Encek Ratna Putri,  Senin (30/12) mengikuti beluluh.

Upacara adat Kutai yang digelar  Pendopo Rumah Jabtaan Bupati Kutim ini, dipimpin Sultan Kutai Ing Martadipura Sultan Adji Mohammad Arifin bersama  kerabat kerjaan Kutai lainya.

 Tidak hanya itu dari jajaran Pemkab Kutim tampak Wabup Kasmidi, Sekda  Irawansyah, dan deretan pejabat lainnya serta anggota pengurus Aliansi Laskar Pemuda Kutai Bersatu (ALPKB) langsung menyaksikan.

Beluluh dilakukan Kesultanan Kutai,  dilakukan kepada  kepala daerah pemerintahan atau kerajaan sebagai pembersihan diri agar dalam menjalankan roda pemerintahan terlepas dari segala macam mara bahaya dan selalu mendapatkan rahmat dan lindungan dari Yang Maha Kuasa.

Prosesi Beluluh dipimpin  seorang belian yang tak terus melakukan aktifitas, berdoa memohon kepada Yang Maha Kuasa guna membersihkan diri dari unsur-unsur jahat, baik yang berwujud maupun tidak berwujud, diluluhkan rangga titi yang terbuat dari bamboo.

Usai  beluluh, Bupati Ismunandar bersama istri menyampaikan terima  kasih Sultan Kutai dan kerabat. “Kami berkomitmen akan terus menjunjung tinggi nilai seni budaya di tanah Kutai, termasuk Kutim. Upacara adat beluluh ini mencermikan tradisi silsilah tanah adat kerajaan Kutai Kartangera harus terjaga. Tidak hanya itu, kami sebagai pemimpin Pemkab Kutim dan DPRD Kutim sangat menghormati nilai daerah struktural wilayah Kerajaan Kukar awal berdirinya, tidak bisa dipisahkan oleh budaya Kutai. Berikutnya atas nama Pemkab Kutim, saya mengimbau agar seluruh warga Kutim bersama-sama membangun dan melestarikan budaya Kutai ini setiap tahun,” kata Ismu yang beristrikan Ec UR Firgasih yang masih keturunan Sultan Kutai Kartanegara.(SK5)