Beranda hukum Isran : Silahkan, Jangan Anarkis dan Jaga Prokes

Isran : Silahkan, Jangan Anarkis dan Jaga Prokes

155
0
Polisi saat melakukan apel di Halaman Kantor Gubernur Kaltim menjelang aksi mahasiswa menolak UU Cipta Kerja.

SAMARINDA (21/10-2020)

                Gubernur Kaltim Isran Noor menyatakan tidak masalah mahasiswa dan elemen buruh menggelar unjuk rasa di Kantor Gubernur Kaltim, sepanjang berlangsung tertib dan mengedepankan keamanan terutama pencegahan penyebaran Virus Corona.

Gubernur Isran Noor saat memberikan keterangan kepada wartawan terkait aksi mahasiswa yang menolak UU Cipta Kerja.

                Kepada wartawan usai menyerahkan piagam dan plakat kepada kepala daerah se Kaltim, ia menyebutkan, unjuk rasa merupakan bagian dari demokrasi yang dilindungi negara. “Tidak ada masalah jika ada mahasiswa berdemontrasi di Kantor Gubernur, terpentinbg tertib dan tidak anarkis,” pesannya.

                Terkait tuntutan mahasiswa yang menolak UU Cipta Kerja, ia menandaskan akan meneruskan ke Presiden dan DPR-RI jika dokumen tuntutan disampaikan. Sebagai kepanjang pemerintah pusat, terangnya, gubernur akan meneruskan apa yang disampaikan masyarakat termasuk mahasiswa.

                Bagi Isran, apa yang disuarkan mahasiswa tiada lain bentuk kepedulian kepada NKRI dan ingin NKRI bisa berdiri tegak mengelola kekayaan alamnya, sehingga rakyat Indonesia tambah sejahtera. Iapun mengaku belum tahu sejauh mana dampak UU Cipta Kerja yang disahkan DPR-RI pada 5 Oktober 2020. “Kita tunggu saja, turunan dari UU itu apa yang harus kita cermati termasuk apa saja dampaknya bagi daerah. Jika ada masalah, tentu akan dibahas bersama daerah lain agar terjadi titik temu yang baik antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat,” ungkapnya.

                Keterangan yang dihimpun Suara Kutim.com, ratusan mahasiswa di Samarinda, berencana mulai pukul 10.00 Wita menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Gubernur Kaltim. Para mahasiswa yang tergabung dalam BEM, menggugat UU Cipta Kerja dan menuntut dibatalkan.(SK8)