Beranda ekonomi Isran : Silahkan Jika Pengusaha Jepang Ingin Berinvestasi di Kaltim

Isran : Silahkan Jika Pengusaha Jepang Ingin Berinvestasi di Kaltim

294
0
Gubernur Kaltim Isran Noor saat diwawacari NHK TV - Jepang.(Foto Humas Setprov Kaltim)

SANGATTA (14/10-2019)

                Dipilihnya Kaltim sebagai lokasi perpindahan pusat Pemerintahan RI oleh Presiden Jokowi, perhatian dunia internasional langsung tertuju ke Kaltim. Tak heran, berbagai media asing datang ke Kaltim untuk melakukan wawancara sekaligus melihat langsung Kaltim.

                Salah satu media luar negeri yang datang melakukan wawancara dengan Gubernur Isran Noor yakni Televisi Nippon Hoso Kyokai (NHK). Media asal Jepang ini, Senin (14/10) kemarin, sebelum melakukan pengambilan gambar Jalan Tol dan sudut Kaltim lainnya, melakukan wawancara dengan Isran Noor.
                Wawancara yang digelar di ruang kerja gubernur ini, dilakukan   Shinnosuke Kawashima – Kepala biro dan koresponden NHK, ia datang bersama Kenichi Nishiyama sebagai kameramen dan Fransiska Renatta sebagai reporter.

“Pemerintah daerah dan masyarakat Kaltim bahagia mendapat kepercayaan untuk menjadi ibu kota negara baru, pengganti Jakarta karena akan berdampak banyak bagi Kaltim,” kata Isran diawali wawancaranya.

Terkait apakah ada permintaan kepada presiden soal pemindahan pusat pemerintahan RI ini, Isran dengan tegas menyatakan tidak ada karena prosesnya melalui kajian mendalam oleh berbagai tim.

“Masyarakat Kaltim tentu bahagia, nggak  ada request. Tidak ada permintaan khusus. Kami siap saja bekerjasama, dan lahan juga tidak ada masalah,” beber Isran dalam wawancara yang bakal disiarkan di Jepang itu.

                Ditanya apakah Pemprov Kaltim mendukung jika ada pengusaha Jepang berinvestasi di Kaltim terutama dalam pembangunan kawasan IKN ,  dengan cepat Isran menyatakan Pemprov Kaltim sangat terbuka dengan masuknya investasi dari negara mana pun dan dalam bidang apa pun.

“Boleh-boleh saja, people from every where please welcome. Sekarang bukan zaman dulu, merasa hebat sendiri. Kalau ada pengusaha swasta dari manapun termasuk dari Jepang ingin berinvestasi,  kenapa tidak, silakan dimana mereka suka,” sebut Isran seraya melepas senyum.

Mantan bupati Kutai Timur ini juga menjelaskan berbagai kesi apan Kaltim untuk menjadi  pusat pemerintahan RI, termasuk kesiapan lahan yang seluruhnya adalah lahan milik negara. Seraya menunggu pegesahan UU,  disebutkan Kaltim juga tengah menyiapkan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang Revitalisasi dan Penataan Kawasan Khusus Non-komersial.

“Kita akan buat pergub ini justru untuk melindungi para spekulan agar tidak mengalami kerugian. Karena semua yang akan kita atur ini adalah lahan milik negara,”  tegas Isran Noor dalam wawancara yang berlangsung 45 menit itu.

Isran Noor sebelumnya pernah menerima kedatangan wartawan Jepang lainnya dari Asahi Shimbun dan NNA Daily, kemudian sejumlah media asing lainnya. Mereka datang terkait rencana Pemerintah Indonesia memindahkan pusat pemerintahan dari Jakarta ke Kaltim.(SK8)