Beranda ekonomi Jalan Negara Amblas, Kutim Tidak Bisa Perbaiki

Jalan Negara Amblas, Kutim Tidak Bisa Perbaiki

436
0
Bagian ujung Jembatan Pinang yang mulai mengalami penurunan.

SANGATTA (2/7-2017)
Saling lempar tanggung jawab atas pengelolaan sebuah aset, menyebabkan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutai Timur mengaku hingga saat ini tidak bisa melakukan perbaikan atas amblasnya badan jalan poros Sangatta-Samarinda yang menghubungkan langsung dengan sisi jembatan pinang atau yang biasa disebut jembatan kembar.
Kepala Dinas PU Kutim, Aswandini Eka Tirta, menerangkan ruas jalan Jembatan Pinang masuk jalan negara karena menghubungkan dua provinsi yakni Kaltim dan Kaltara.
Ia mengakui, Pemkab Kutim bisa saja melakukan perbaikan sisi jalan pada bangunan Jembatan Pinang yang diketahui amblas akibat tergerus air Sungai Sangatta. Namun, apabila Pemkab Kutim melakukan perbaikan, akan menjadi masalah karena terkait anggaran yang dikeluarkan untuk memperbaiki jalan amblas tersebut tidak digunakan untuk pekerjaan perbaikan aset milik Kutim.
Kepada Suara Kutim.com dijelaskan, ambalasnya ruas jalan pada sisi Jembatan Pinang tersebut sudah dilaporkan kepada pusat, namun hingga kini belum juga ada tanggapan. Berbeda dengan ruas Jalan Yos Sudarso yang juga merupakan jalur negara, namun sudah menjadi aset Pemkab Kutim. “Kami terpaksa hanya menutup mata melihat kondisi amblasnya badan jalan pada sisi Jembatan Pinang tersebut. Padahal jika dibiarkan terus menerus, lambat laun kondisi ini nantinya dikhawatirkan akan mengganggu pondasi Jembatan Pinang karena gerusan air akan semakin memperparah amblasnya badan jalan pada sisi jembatan,” aku Aswan seraya berharap masyarakat bisa memahami.
Padahal diketahui, Jembatan Pinang atau Jembatan Kembar merupakan jalur akses penghubung antara Kota Sangatta dengan Kecamatan Sangatta Selatan dan Teluk Pandan, serta Kota Samarinda sebagai ibukota Provinsi Kaltim.(SK2)