Beranda hukum DJP Kaltimtara Ihlas Memberikan Data PBB ke Kutim

DJP Kaltimtara Ihlas Memberikan Data PBB ke Kutim

60
0
Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kaltimtara, Samon Jaya - baju batik sata konfrensi pers Rabu (10/10) kemarin.

SANGATTA (11/10-2018)
Kanwil Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kaltimtara, Samon Jaya menyatakan siap dan ihlas memberikan data PBB kepada Pemkab Kutim, agar penerimaan PBB Kutim meningkat. Pernyataan Samon Jaya itu dilontarkannya menjawab pertanyaan Suara Kutim.com terkait data PBB yang sempat dikeluhkan Bapenda Kutim. “Kami siap membantu dan ihlas memberikan data PBB, karena kesemuanya kepentingan bersama,” kata Samon dalam konprensi pers usai menghadiri pembukaan bayar pajak massal.
Sebelumnya, Kepala Bapenda Kutim Musyaffa kepada Suara Kutim.com mengakui validasi wajib pajak, berjalan lambat di awal pelimpahan penanganan PBB dari KPP Pratama Bontang. Berdasarkan data di Kutim lebih 23.000 wajib pajak (WP) yang divalidasi.
Mantan Kabid Pajak dan Retribusi Daerah Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kutim ini meceritakan bagaimana ia dan tim harus melakukan validasi obyek pajak yang disesuaikan dengan data KPP Pratama Bontang .
Kendala lain, saat itu, banyak obyek pajak yang tidak diketahui tetangga seperti sudah pindah kepemilikan berubah alamat, serta pemiliknya tidak diketahui alamatnya. “Kalau tetangga sudah tidak tahu pemiliknya, tidak tahu alamatnya, akhirnya dilewati sementara kita belum berani terbitkan SPT,” katanya. “Dispenda kala itu tidak bisa menghapus sebelum dikonfirmasi,” ungkapnya menceritakan tugas yang ia emban ketika PBB diserahkan ke Kutim pada tahun 2015 lalu.
Selain tidak akurat, ia mengakui petugas hampir setiap hari menerima komplain WP karena ada perbedaan nilai pajak. Dengan kondisi yang kurang valid itulah, Bapenda Kutim mau tidak mau harus melakukan pendataan ulang agar valid baik obyek maupun nilai pajak yang pantas ditetapkan. “Inilah tantangan kami di Bapenda, selain mendata ulang juga memberikan pehaman kepada masyarakat akan arti dan manfaat PBB,” beber Musyaffa.(SK11)