Beranda hukum Kasus DH, PN Minta Terus Berlanjut ke Meja Hijau

Kasus DH, PN Minta Terus Berlanjut ke Meja Hijau

303
0

SANGATTA (29/11-2019)

            Pengadilan Negeri (PN) Sangatta tidak akan menghentikan laporan ke Polres Kutim terkait dengan sikap atau aksi tidak menyenangkan yang dilakukan DH- Kepala Satpol Pamong Praja (PP) Kutim. “Kami berharap kasus yang kami laporkan terus berlanjut, apa yang terjadi kami nilai tidak pantas dilakukan seorang oknum pejabat kepada lembaga kami,” kata Humas PN Sangatta, Andreas Pungky Maradona.

            Terkait sanggahan DH  kalau ia ditegur saat makan dan tidak beretika, Jubir PN Sangatta ini menandaskan hal itu akan dibuktikan jika pekaranya sudah masuk PN Sangatta. Ditegaskannya, apa yang masuk dalam persidangan nanti merupakan hasil pemeriksaan di Polres Kutim yang diadvice kejaksaan sebelum dilimpahkan ke PN Sangatta.

            Kasus tidak menyenangkan ini, dilakukan DH terhadap Wakil Ketua PN Sangatta, Yulanto P Utomo,  Selasa (26/11) lalu. DH  dilaporkan Ketua dan seluruh hakim di PN Sangatta ke Polres Kutim karena ingin melempar Wakil Ketua PN dengan piring dengan alasan tidak terima ditegur karena salah parkir mobil.

Sesuai ketentuan, mobil yang bisa parkir dekat areal persidangan adalah mobil tahanan atau kepolisian sedang kendaraan lain wajib di depan termasuk mobil hakim dan jaksa. “Saat itu banyak pengunjung datang, dan kawasan yang menjadi masalah kawasan yang sudah dipasang tanda dilarang parkir namun ada sejumlah kendaraan yang parkir sehingga diminta dipindahkan, imbauan itu dipenuhi pengendara lainnya namun hanya mobil dinas Pemkab Kutim yang tak diketahui siapa pengemudinya,” beber Pungky seraya menambahkan kawasan area dilarang memang disiapkan untuk bermanuvernya kendaraan pembawa tahanan jika sewaktu-waktu terjadi keributan.

Mengetahui mobil dinas yang terparkir pengemudinya sedang makan, pihak  PN Sangatta mendatangi DH seraya meminta setelah makan bisa memindahkan mobilnya. Namun, permintaan pegawai PN Sangatta ini justru tak digubris. “Kamu ndak kenal saya ya. Panggil pimpinanmu kesini”, ujar Pungky mencontohkan ucapan DH.

Karena diminta pimpinannya datang, petugas PN Sangatta ini langsung melapor Wakil Ketua PN Sangatta, Yulanto P Utomo agar datang memenuhi permintaan DH. Bersama Yulianto – Wakil Ketua PN menemui dan meminta maaf agar kendaraan yang diparkir untuk dipindahkan  setelah makan siang.

Sayangnya, ujar Pungky, bukan diterima degan baik-baik tetapi dibalas dengan emosi oleh DH yang sedang mengenakan atribut kedinasan Satpol PP.  “Entah kenapa saat itu, Kasatpol PP Kutim itu langsung mengangkat piringnya untuk dilemparkan ke Wakil Ketua PN Sangatta. Sontak melihat reaksi emosi DH dan  menghindari keributan, akhirnya Wakil PN Sangatta langsung memilih pergi meninggalkan kantin. Namun Kasatpol PP Kutim malah mengejar Wakil Ketua PN Sangatta  beruntung pihak sejumlah pegawai Kejaksaan beserta beberapa masyarakat yang langsung menahan langkah Kasatpol PP Kutim tersebut, sehingga tidak terjadi sesuatu terhadap pimpinan kami,” beber Pungky.

Karena sudah melakukan tindakan tidak menyenangkan, DH ternyata tidak ada niat untuk meminta maaf. Setelah berkonsultasi degan PT Kaltim, akhirnya, disepakati tindakan DH dilaporkan ke Polres Kutim sehingga resmi menjadi laporan polisi.(SK2/SK3/SK5)