Beranda hukum Kasus Sirkuit Balapan : Tindak Berhenti Sampai A

Kasus Sirkuit Balapan : Tindak Berhenti Sampai A

133
0

SAMARINDA (23/5-2020)

                Kasus pembebasan lahan Sirkiut Balapan Sangatta, meski sudah menetapkan A sebagai tersangka, namun kasusnya tak bakal berhenti. Kajati Kaltim dibantu Kejari Sangatta, terus mendalami siapa saja yang terlibat dan harus bertanggungjawab terhadap uang rakyat Kutim ini.

                Isyarat tersu mendalami kasus yang sudah lama dilaporkan masyarakat ini, diungkapkan Kajati Kaltim, Chaerul Amir, Jumat (22/5) kemarin. “Kasus lahan sirkuit balapan di Sangatta ini,  akan terus berkembang. Tidak hanya berhenti pada penetapan satu tersangka. Karena masih ada rangkaian persoalan lain yang sedang di dalami pihak penyidik, termasuk siapa-siapa saja yang bertanggung jawab,” terangnya.

                Informasi yang diperoleh Suara Kutim.com, dari gelar pekara yang dilakukan Kajati dan Kejari Sangatta, teryata sirkuit yang sempat bakal jadi venue PON dan Porpov Kaltim ini, wujudnya tak tampak wujudnya.

                Kondisi sirkuit yang menelan dana lebih Rp75 M , diakui Kajati Chaerul Amir hingga dilakukan pemeriksaan lapangan oleh tim penyidik, wujudnya  tidak kelihatan. “Nanti  juga akan berkembang, selain pengadaan tanahnya, juga pembangunan sirkuitnya. Karena sampai dilakukan pemeriksaan di lapangan, ternyata sirkuitnya belum selesai, belum terwujud,” ungkapnya.

                Saat ini, ujar Kajati Chaerul diduga kerugian negara mencapai Rp25 M. Namun untuk memastikan kerugian negara, Kajati Katim akan meminta BPKP melakukan perhitungan.  “Saat ini diduga kerugiannya sebesar dana yang dikeluarkan dalam APBD Kutim. Karena lahan ini milik negara, dan  uang yang dibayarkan itu tidak semestinya dikeluarkan atau dibayarkan,” bebernya.

                Seperti diberitakan, Kajati Kaltim Chaerul Amir, menyebutkan tim penyidik menetapkan A – mantan Kadis Pemkab Kutim  sebagai tersangka dalam kasus pengadaan lahan sirkuit balapan di Batu Putih Sangatta Utara. “A merupakan Kuasa Pengguna Anggaran dalam proyek pembebasan lahan sirkuit balapan yang berada di Batu Putih Sangatta Utara ini,” beber Chaerul. (SK8)