Beranda ekonomi KB Senang Warga 3 Desa di Ranpul Sudah Nikamti Air Bersih

KB Senang Warga 3 Desa di Ranpul Sudah Nikamti Air Bersih

93
0
KB ketika melakukan uji petik air bersih di Rantau Pulung.

SANGATTA (23/9-2020)

                Pembangunan dasar masyarakat Kutim terus dilakukan Pemkab Kutim, terutama penyediaan air bersih, kesehatan, pendidikan dan jalan. Namun kesemuanya tidak bisa cepat karena keterbatasan anggaran sehingga dilakukan bertahap.

                Plt Bupati Kutim Kasmidi Bulang saat melakukan Uji Petik Sambungan Rumah (SR) Air Bersih PDAM di Desa Mukti Jaya Kecamatan Ranpul, menerangkan semenjak ia dan Ismunandar diamanahkan memimpin Kutim, pemenuhan kebutuhan dasar masyarakay terus diupayakan. “Memang banyak tantangannya, terutama anggaran yang harus dibagi merata meski demikian terus diupayakan agar apa yang diwujudkan bisa tercapai,” ungkapnya.

                Uji petik yang dilakukan Kasmidi dengan mencoba membuka kran air disaksikan  Direktur PDAM Tirta Tuah Benua Kutim (TTBK) Suparjan dan Camat Rantau Pulung (Ranpul) Mulyono dan warga masyarakat. “Uji petik ini  menandai pelayanan program hibah air minum penerima manfaat masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) telah diluncurkan untuk mengaliri air bersih di tiga desa yaitu Desa Masalap Raya, Mukti Jaya, dan Rantau Makmur,” terang Dirut PDAM Suparjan.

Plt Bupati Kutim Kasmidi Bulang mengakui program yang diluncurkan  Kementerian Desa, Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) bekerja sama dengan PDAM TTBK, sejalan dengan program Pemkab Kutim terlebih dalam prosesnya masyarakat mendapat kemudahan dimana biaya pemasangannya  separuh harga dari Rp 2 hingga 3 juta menjadi Rp 1 juta saja. “Keringan pembayaran ini tepat di masa pandemic corona saat ini,” ujar Kasmidi.

Pria yang akrab disapa KB ini, bersyukur program air bersih yang dibuat pemerintah pusat dan Kutim  sudah dapat dimanfaatkan masyarakat. ‘Masyarakat sebagai  penerima manfaat sangat berterima kasih kepada pemerintah yang telah memberikan bantuan berupa SR ini. Hasilnya sangat membantu meringankan beban penyediaan air minum selama ini,” kata Kasmidi.

Direktur PDAM TTBK Suparjan menerangkan ada  99 Kepala Keluarga (KK) di tiga desa sudah bisa menikmati layanan air bersih melalui program pemerintah pusat.  “Progres persentase SR di tiga desa sudah 100 persen karena didukung dengan Sistem Penyediaan Air Bersih (SPAM) dengan kapasitas IPA 5 liter perdetik dan kapasitas realisasi 4,64 liter perdetik serta kapasitas menganggur 0,36 liter perdetik,” terangnya.(SK4)