Beranda kutim Khawatir Utang Dibawa ke APBD Tahun 2019, Kasihan Kontraktor

Khawatir Utang Dibawa ke APBD Tahun 2019, Kasihan Kontraktor

209
0

SANGATTA (24/5-2018)
Kondisi APBD Kutim yang belum stabil, membuat khawatir anggota DPRD Kutim, Syarifuddin Ham. Bahkan, Syarifuddin mengatakan, saat ini tak ada jaminan utang sekitar Rp500 miliar terbayarkan tahun 2018 dan ada kemungkinan diluncurkan ke 2019 nanti.
Sebenarnya, kata Politikus PAN ini, DPRD dengan pemkab, telah sepakat agar utang diselesaikan semua di tahun 2018 agar pada 2019 mulai membangun tanpa utang. “Kenyataan yang ada saat ini, sudah mau pertengahan 2018, ternyata belum ada utang 2017 yang dibayar. Alasan pemerintah, karena tidak ada uang. Kalau masalah ini terus belanjut, bisa jadi, banyak utang diluncurkan ke tahun 2019,” katanya.
Ia meyebutkan, akan banyak kontraktor yang menderita, terjerat utang. Terutama kontraktor, yang proyeknya dari tahun 2016 yang belum terbayar jika diluncurkan ke tahun 2019. Syarifuddin menyarankan jika kondiri keuangan memang tidak memungkinkan membangun proyek baru seharusnya pemerintah kembali fokus bayar utang saja tahun 2018. “Bayari semua utang proyek di tahun 2018, sehingga tahun 2019, APBD bebas utang,” tandasnya.
Dalam perhitungannya, jika utang proyek tahun 2016, tahun 2017 sampai dibayarakan pada tahun 2019, maka APBD Kutim tahun 2019 kemungkinan besar penuh angagran biaya utang karena pada tahun yang sama juga akan dilakukan pembayaran proyek multi years yang jumlah lebih kurang Rp500 M. “Kondisi ini bisa hitung sendiri, berapa triliun nantinya APBD Kutim untuk bayar utang,” bebernya.(ADV-DPRD KUTIM)