Beranda ekonomi Kodim Sangatta Dukung Penegakan Hukum Terhadap Pembakar Lahan

Kodim Sangatta Dukung Penegakan Hukum Terhadap Pembakar Lahan

734
0

SANGATTA,Suara Kutim.com (3/10)
Komandan Kodim (Dandim) 0909 Sangatta Letkol Inf Ibnu Hudaya mengajak masyarakat Kutai Timur mencegah dan menanggulangi bencana asap yan telah menjadi masalah nasional bahkan internasional.
Menurut Ibnu, kebiasaan membakar lahan saat akan membuka ladang atau memulai musim tanam, baik itu membakar sendiri maupun dengan cara mengupah orang lain harus diubah agar permasalahan kabut asap yang kerap terjadi di musim kemarau tidak terus menjadi permasalahan. “Sosialisasi dan pencegahan dilakukan Tim terpadu Darurat Bencana Asap dan Kekeringan bahkan di beberapa wilayah termasuk Bengalon sudah ada oknum masyarakat yang diamankan oleh pihak Polres Kutim karena disangkakan sebagai pembakar lahan. Namun pada intinya permasalahan kebakaran lahan ini dapat dicegah jika ada kesadaran sendiri oleh masyarakat untuk tidak membakar lahan milik mereka,” sebjut Dandim Ibnu Hudaya.
Dikatakan, akibat asap telah menggangu kesehatan manusia selain itu aktifitas masyarakat, transfortasi dan perekonomian terganggu sehingga merugikan banyak pihak. Dalam kacamatanya, tanpa kesadaran masyarakat tidak menutup kemungkinan status darurat bencana asap ini akan terus berlanjut.
Ia menandaskan apa yang dilakukan Pemkab bersama TNI dan Polri serta kekuatan masyarakat tiada lain sebagai bentuk agar masyarakat tidak merugi berkepanjangan terutama akibat kemarau. “Menekan pembakaran lahan tiada lain untuk masyarakat bisa sehat dan kuat, sehingga membuka lahan dengan cara dibabat lebih bagus,” ungkap pria yang kerap keluar masuk sawah karena senang melihat petani bercocok tanam.
Kepada Suara Kutim.com ia menyesalkan aksi bakar lahan tetap berlangsung sekitar Sangatta meski telah berulang kali diingatkan untuk tidak melakukan. Diakui, selain aparat kepolisian jajaran Kodim 0909 Sangatta juga memantau oknum yang suka membakar lahan namun kebanyakan ketika asap telah membumbung tinggi ketika didatangi pembakarnya keburu kabur. “Ada juga ketika ditanya siapa yang membakar, mengaku tidak tahu dengan alasan bermacam-maacam,” beber Dandim Ibnu Hudaya seraya menyatakan jajaran mendukung upaya Pemkab dan Polres untuk mengatasi berkembangnya pembakaran lahan yang telah dikeluhkan banyak pihak.(SK-03/SK-12)