Beranda kesehatan KPC Teruskan Lakukan Program Peduli Kesehatan Masyarakat

KPC Teruskan Lakukan Program Peduli Kesehatan Masyarakat

340
0
Suasana operasi katarak yang digelar KPC di Bengalon, slaah satu kepedulian KPC di bidang kesehatan.

SANGATTA (19/12-2019)

 PT Kaltim Prima Coal (KPC) terus menunjukan kepeduliannya kepada  masyarakat, berbagai aksi dilakukan seperti operasi katarak gratis di Puskesmas Rantau Pulung  yang menlibatkan 46 orang pasien. Operasi yang mendapat dukungan masyarakat ini, digelar  antara PT KPC, Persatuan Dokter Mata Indonesia (PERDAMI) Kaltimra dan Pemkab Kutim melalui Dinas Kesehatan.

Acting Superintendent Community Health and Education (CHE) KPC Budi Santoso operasi karatak  digelar KPC sejak 2003 dengan  harapan  penderita buta mata katarak bisa kembali melihat normal. “Kita harapkan pasien bisa sembuh dan produktif kembali,” kata Budi.

Alumni Fisipol Unmul ini menyebutkan  sejak 2003 sudah 611 penderita katarak dilayani.  Program operasi buta katarak, ungkapnya,   salah satu program CSR KPC di bidag  kesehatan masyarakat. “Masih banyak program lainnya dalam rangka meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas antara lain operasi bibir sumbing dan luka bakar, pendampingan pasien TB, program HIV/AIDS. Program peningkatan gizi balita, PERGIZI,” bebernya.

Nurkholish, Kasi P2PTM Dinas Kesehatan, menerangkan Pemkab Kutim dan KPC menggelar operasi katarak dengan maksud membebaskan masyarakat dari kebutaan. “Misi dari kegiatan ini agar membebaskan masyarakat Indonesia, khususnya Kutai Timur dari kebutaan,” kata Nurkholis.

Sementara Sudiansyah warga Rantu Pulung  yang kesehariannya petani, mengaku  tak bisa bekerja lagi setelah matanya mengalami buta katarak. Ia berharap setelah sembuh, bisa bekerja lagi sehingga tidak menjadi beban lagi istri dan anak-anaknya. “Saya tidak bisa melihat lagi pak. Saya harap setelah ini bisa melihat sehingga bisa bekerja lagi,” kata Sudianyah.

Demikian diungkap  Sello-  Ibu Rumah Tangga dari Sangatta Selatan. Setelah tiga bulan menderita katarak, Sello mengakui, tak bisa mengurus diri sendiri. “Selama tidak bulan menderita katarak ini, saya bahkan tidak bisa mengurus diri sendiri. Apalagi memasak dan urusan rumah tangga lainnya, tak sanggup karena tidak bisa melihat sama sekali,” terangnya.(SK4)