Beranda hukum Kutim Masih Siaga Karhutla

Kutim Masih Siaga Karhutla

145
0
Dandim 0909 Sangatta Letkol CZI Pabate, Kapolres Kutim AKBP Teddy Ristiawan dan Camat Muara Ancalong Sabran melakukan pemadaman api di Desa Senyiur.

SANGATTA (5/10-2019)

Kebakaran  lahan dan hutan (Karhutla) di  Kutai Timur (Kutim) diakui Kepala BPBD Syafruddin Syam,  sudah mengganggu aktifitas  masyarakat. Karena itu, terang Syafruddin, Sabtu (5/10), Bupati Kutim Ismunandar menyatakan  status siaga pada bulan Agustus 2019 yang bermakna Pemkab dan warga masyarakat  harus  siaga terhadap Karhutla.

Syafruddin Syam – Kepala BPBD Kutim

Karhutla saat ini, diakui akibat kemarau yang terjadi sejak bulan Juli lalu sehingga menyebabkan kekeringan. Sementara, masyarakat memanfaatkan kemarau  membuka lahan dengan cara membakar karena lebih mudah dan murah. “Sayangnya, pembukaan lahan itu tidak memperhatikan dampaknya terutama kesehatan masyarakat akibat terkena asap, meski demikian ada kemungkinan akibat alam,” ungkap Syafruddin.

Ia meyebutkan  Karhutla terbesar terjadi di Pulau Sumatera dan Kalimantan ini tiada lain karena lahan atau hutannya masih ada. Diakui, status di Kutim saat ini meski sudah hujan masih tetap siaga.

Diakui,  Karhutla di Kutim masih bisa ditangani, sementara, untuk kasus kebakaran sendiri lebih banyak didominasi kebakaran lahan gambut yang terus terjadi dalam rentang waktu dua bulan terakhir ini dan hampir terjadi di semua kecamatan. “Hanya saja, BPBD Kutim  masih kekurangan personel dan sarana prasana,” terang Syafruddin seraya menyebutkan hampir semua kecamatan terjadi Karhutla.(SK11)