Beranda hukum Kutim Terus Matangkan Program dan Kegiatan Menuju KLA

Kutim Terus Matangkan Program dan Kegiatan Menuju KLA

46
0
Pelantikan Forum Anak Kutai Timur oleh Bupati Ismunandar. (Foto Humas Setkab Kutim)

SANGATTA (7/11-2018)
Pemkab Kutim terus berupaya, kabupaten ini bisa menjadi Kabupaten Layak Anak (KLA) seperti daerah lain. Upaya menjadikan Kutim KLA, terus digalakan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dengan menggelar rapat gugus depan evaluasi capaian pengembangan KLA, Rabu (7/11).
Rakor yang digelar di Ruang Meranti, ditandai dengan pelantikan Forum Anak periode 2018-2021 dan Forum Koordinasi Komunikasi Daerah dan Partisipasi Masyarakat untuk P3A. “Rakor evaluasi gugus depan KLA bertujuan mengetahui progres Kutim menuju KLA bekerjasama dengan Bappeda,”terang Kepala DP3A Aisyah dalam acara yang dihadiri Bupati Ismunandar.
Mantan Kadis Kesehatan Kutim ini menyebutkan pada 2017 tahun, Kutim baru meraih 19 poin, setahun kemudian langsung mencapai 400 poin. Ia menambahkan, pada tahun 2019 terus dilakukan terus cek and ricek indikator untuk menambah poin dalam penilaian KLA sehing]ga target KLA bisa terwujud.
“Anak awal mata rantai yang menentukan wujud dan kehidupan suatu bangsa di masa depan. Semua komponen bangsa mulai dari keluarga bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan perlindungan dan pemenuhan hak anak,” sebut Aisyah dalam keterangannya.
Bupati Ismunandar menaruh harapan, kehadiran Forum Anak, target menjadikan Kutim sebagai KLA terwujud dalam beberapa tahun kedepan. Ia mengakui, telah mengeluarkan SK Bupati terkait jam belajar namun dalam perjalanannya tidak sesuai dengan HAM waktu belajar sehingga hanya menjadi intruksi.
“SK Bupati tentang jam belajar merupakan upaya untuk melindungi anak, selain itu ia bisa melakukan kegiatan positif selama di rumah ketimbang di luar rumah yang bisa terlibat dalam kenakalan remaja seperti aksi balapan sepeda motor, minuman keras bahkan terlibat dalam penyalahgunaan Narkoba,” ungkapnya.(SK4)