Beranda ekonomi Lakukan Perbaikan Manajemen, PDAM Tirta Tuah Benua Kutim Raih Top Improvement BUMD...

Lakukan Perbaikan Manajemen, PDAM Tirta Tuah Benua Kutim Raih Top Improvement BUMD 2018

410
0
Aji Mirni Mawarni saat menerima tropi yang berhasil memimpin PDAM T2B Kutim.

KAMIS (3/5) lalu merupakan hari mengembirakan bagi keluarga besar PDAM Tirta Tuah Benua Kutai Timur (Kutim) karena mendapat penghargaan TOP BUMD Award 2018. PDAM Kutim yang dipimpin Aji Mirni Mawarni sebagai Dirut ini, terpilih Top Improvement BUMD 2018 kategori PDAM dalam upaya perbaikan kinerja keuangan.
Penghargaan yang digelar Majalah Business News Indonesia dan Asia Business Research Center di Jakarta ini, penyerahan penghargaan bergensi bagi PDAM se Indonesia ini dihadiri Ketua MPR RI Zulkifli Hasan, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Ketua DPD Oesman Sapta Odang, Ketua Asosiasi Gubernur Seluruh Indonesia Sukarwo – Gubernur Jawa Timur) serta Gubernur dan kepala daerah seluruh Indonesia termasuk Bupati Ismunandar.
Diacara bertemakan “BUMD Hebat, Kunci Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Indonesia” diserahkan penghargaan bagi Bank Indonesia, TOP BPD, TOP BPR, TOP Asuransi dan Jamkrida, TOP PDAM, TOP PD Pasar, dan TOP BUMD Aneka Usaha serta Top Improvement BUMD. Dimana dari 2000-an BUMD di Indonesia.
Aji Mirni Mawarani, Senin (7/5) menyebutkan, PDAM Tirta Tuah Benua Kutai Timur sebelumnya mengikuti seleksi wawancara dan presentasi sejak bulan Maret 2018, setelah itu lolos seleksi dan masuk dalam kategori Top Improvement karena dinilai telah berusaha melakukan upaya-upaya dalam perbaikan kinerja keuangan meskipun belum bisa memberikan PAD kepada Pemerintah Daerah.
Selama ini, ujar Mawar, PDAM Kutim berupaya menurunkan kehilangan air (NRW) dari 55% hingga mencapai 22,48%, sementara standar nasional kebocoran maksimum 20 %.
Selain itu, meningkatkan akurasi baca meter yang sebelum hanya mencapai 50-60%, dengan menggunakan teknologi aplikasi baca meter dengan android dan GPS hampir mencapai 100% , kemudian meningkatkan efisiensi biaya operasional, dan tahun ini baru melakukan penyesuaian tarif. “Yang tak kalah pentingnya, selain inovasi teknologi aplikasi Sistem Informasi Manajemen, PDAM fokus pada peningkatan dan pengembangan SDM secara berkesinambungan dan terarah, meskipun dituntut profit namun masih dapat memprioritaskan fungsi sosial dengan tetap mengoperasikan IPA baru walaupun menggunakan genset,” ungkap Mawarni.(SK12/ADV)