Beranda hukum Majedy : Bupati Dukung Perjuangan Pembentukan Kutara, Silahkan PNS Terlibat

Majedy : Bupati Dukung Perjuangan Pembentukan Kutara, Silahkan PNS Terlibat

433
0
BERBAGI
Majedy melaporkan proses Pembentukan Kabupaten Kutai Utara(Kutara) kepada Bupati Ismunandar.

SANGATTA (17/6-2017)
Perkembangan pembentukan Kabupaten Kutai Utara (Kutara) dilaporkan Majedy Effendi kepada Bupati Ismunandar. Dalam pertemuan yang berlangsung di ruang kerja bupati, Majedy memaparkan kegiatan yang ia ikuti selama di Jakarta hingga berlangsung pertemuan dengan perwakilan calon daerah otonomi baru (DOB).
Kepada Suara Kutim.com, Majedy menerangkan dalam pertemuan yang diikuti Sekda Irawansyah , dilaporkan rencana pertemuan bulan Juli mendatang yang agendanya bertemu Pimpin DPR-RI dan Kemendagri. “Soal dibentuknya forum juga kami laporkan dan bupati mengapresiasi,” kata Majedy seraya menggambarkan pertemuan yang berlangsung Selasa (13/6) lalu.
Majedy menerangkan, Bupati Ismunandar memberikan dukungan penuh dengan perjuangan masyarakat Kutara yang terdiri 8 kecamatan. Sebagai masyarakat Kutara, ujar Majedy, bangga dengan komitmen Bupati Ismunandar yang menyatakan tetap mendukung pembentukan Kutara.
Salah satu wujud dukungan Bupati Ismunandar dan Sekda Irawansyah terhadap pembentukan Kutara, yakni tidak melarang PNS termasuk TK2D yang bertugas di 8 kecamatan terlibat dalam usaha pembentukan Kutara. “Sama dengan pembentukan Kutim beberapa waktu, semua elemen masyarakat terlibat termasuk aparat kecamatan yang ada di wilayah Kutim. Karenanya, saya mendukung usaha mewujudkan Kutara dan tidak akan melarang PNS untuk ikut terlibat,” kata Ismu seperti diceritakan Majedy Effendi.
Lebih jauh, kata Majedy, Bupati Ismunandar dalam pertemuan yang juga dihadiri Syaafruddin HAM- anggota DPRD Kutim dari PAN serta perwakilan tokoh masyarakat, meminta warga Kutara semakin merapatkan barisan agar Kutar segera dibentuk demi kesejahetraan rakyat. “Jangan percaya dengan isu yang dapat memecah belah kerukunan warga dan warga Kutara diminta tetap menjaga kesatuan dan persatuan bangsa,” cerita Majedy kepada Suara Kutim.com (SK12)