Beranda kesehatan Masyarakat Rasakan Program Wash PMI Kutim

Masyarakat Rasakan Program Wash PMI Kutim

577
0
Salah satu karya yang dihasilkan selama program WASH digelar.

SANGATTA (28/1-2018)

tempat cui tangan bagi siswa
Program Wash atau air, sanitasi, promosi kebersiah dan kesehatan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kutai timur (Kutim) yang bekerja sama dengan International Federatio Of The Red Cross And Red Crescent Societies (IFRC) dan Korean Red Cross, sejak tahun 2015 sudah memasuki semester akhir.
Kegiatan sosial yang didukung Samsung Korea, terang Wilhelmus Wio Doi -Kepala Markas PMI Kutim, berlokasi di Desa Kadungan Jaya, Pengadan Baru dan Bumi Etam. “Selama tiga tahu, kegiatan yang dilakukan mulai sosialiasi kebersihan dengan berbagai tema seperti PHBS, pengolaha air bersih, kebersihan lingkungan atau sanitas yang meliputi jamban umum atau pribadi untuk mengurangi resiko timbulnya penyakit yang disebabkan buruknya pengolahan air bersih dan sanitasi rumah tangga,” jelasnya.
WC yang dibangun melalui program WASH

Sementara terhadap penyakit menular difokuskan pada penyakit DBD, malaria dan yang terbaru difteri. Selain itu, juga digelar PRB atau pengurangan rsiko bencana dan KPPBM ( Kesehatan Dan Pertolongan Pertama Berbasis Masyarakat) meliputi penaganan cedra ringan, luka bakar kecelakaan di jalan.
Kepada Suara Kutim.com, Ahad (28/1) dijelaskan, program KPPBM dilaksanakan 30 orang relawan PMI Kutim dengan metode rumah kerumah dan mass camping atau kumpulkan warga. “Kegiatan sosialisasi atau promosi itu melibatkan 2.700 orang yang disebut sebagai penerima manfaat,” ujar Ewil sapaan akrab Wilhelmus Wio Doi seraya menambahkan kegiatan promosi kebersihan juga diogelar di sejumlah sekiolah di Kaubun yang disertai kegiatan Pertolongan Pertama Dasar pada guru dan siswa.
Dijelaskan, kegiatan yang dikoordinator Verdy dimonitoring Bupati Ismunandar sebagai Ketua PMI Kutim, juga membangun sarana dan prasarana kebersihan sebagai contoh. Fasilitas yang dibangun, terang Ewil, berupa penampungan air bersih dan wc, kemudian tempat cuci tangan di masing – masing kelas dan tempat pembuangan sampah akh ir di sekolah. “PMI menaruh hormat dan bangga dengan dukungan Desa Kadungan Jaya, Pengadan Baru Dan Bumi Etam yang aktif membantu kegiatan PMI Kutim,semoga saja apa yang dilakukan selama tiga tahun ini bermanfaat bagi warga masyarakat serta bisa menjadi contoh desa lainnya,” imbuhnya.(SK12)