Beranda hukum Mengaku Anggota DPRD Kutim, Poktan Ditipu Jutaan Rupiah

Mengaku Anggota DPRD Kutim, Poktan Ditipu Jutaan Rupiah

63
0

SANGATTA (10/8-2018)
Banyaknya kelompok tani di Kutim mendapat bantuan pemerintah yang disebut-sebut sebagai proyek aspirasi anggota dewan, ternyata dimanfaatkan oknum masyarakat untuk menipu. Aksi penipuan mengaku anggota DPRD Kutim itu, diungkapkan Kepala Dinas Pertanian Kutim Sugiono belum lama ini.
“Ada kelompok tani di Teluk Pandan yang mengaku telah menyetorkan uang karena akan mendapatkan bantuan berupa uang pembinaan, namun kenyataanya tidak ada,” terang Sugiono seraya menerangkan dana pembinaan dikucurkan pemerintah pusat melalui Distan.
Kasus penipuan ini terungkap, ujar Sugiono ketika pengurus mempertanyakan ke Distan Kutim karena dana yang dijanjikan lebih Rp100 juta. Mendapat pertanyaan masyarakat akan dana pembinaan bagi kelompok tani, Sugiono mengaku kaget karena tidak pernah ada programnya kecuali pembagian alat pertanian.
Diungkapkan, selama ini alat pertanian yang dibagikan instansinya sudah terarah yakni sesuai dengan propsal serta kajian yang diberikan Distan. Selain itu, ia menandaskan, semua bantuan sifatnya gratis karena bertujuan membantu petani dalam rangka peningkatan ketersediaan pangan.
`”penerima bantuan baik bantuan bibit maupun hewan ternak, harus hati-hati, karena tidak ada biaya apapun. Jangan sampai ada oknum yang mengaku dari Distanak yang meminta biaya, padahal tidak ada biaya yang dikeluarkan oleh penerima bantuan. Bantuan yang diberikan biasanya langsung diantarkan kepada penerimanya, dan tidak ada administrasi tambahan,” pesan Sugiono seraya menambahkan pungutan yang diminta antara Rp10 juta hingga Rp15 juta.(SK3)