Beranda kutim Minim Dukungan, Aeromodelling Raih 6 Emas Sama Dengan Balikpapan

Minim Dukungan, Aeromodelling Raih 6 Emas Sama Dengan Balikpapan

244
0
Tim Aeromodelling Kutim

SANGATTA (8/12-2018)
Tim Aeromodelling Kutim, meski minim peralatan ternyata menarik perhatian daerah lain, pasalnya tim yang terdiri atlit miskin pengalaman, bisa berada di posisi ke dua dalam perolehan medali bahkan dalam perolehan emas menyamai Balikpapan yakni 6.
Tim Kutim yang dipimpin Heriansyah Masdar– hanya kalah dalam perolehan perak dan perunggu namun mereka tidak ikut di tiga nomor. “Sungguh membanggakan, meski kami minim pangalama, kurang peralatan sehingga tidak ikut di tiga nomor, bisa berada di urutan ke dua setelah Balikpapan,” terang Heriansyah, Sabtu (8/12).
Kepada Suara Kutim.com ia menyebutkan di luar dugaan, pada kelas F1H putri semua tempat disapu tim Kutim yakni Lingga Ayu Sani, Yenny dan Nurbayati yang meraih medali emas, perak dan perunggu.
Dikelas F1A, Lingga Ayu Sani kembali mengharumkan nama Kutim dengan meraih medali emas, ia mengalahkan Fadhilah A dan Ayu Pratiwi dari PPU dan Bontang. Sementar Heriansyah Masdar yang berlaga di kelas F1A Putra berada ditempat teratas, disusul rekan satu timnya Firly Muhammad dan Abidzar C Firdaus dari PPU.
Heriansyah yang saat ini menjadi Caleg, kembali mendulang emas di kelas F1H Putra, disusul Ryan Hidayat dari PPU dan Deni Junaidi dari Kutim. Emas kembali diraih tim Kutim di nomor OHLG Putra atas nama Jumi Amsar, sedangkan perak diraih Historis Surya Negara (Balikpapan) dan perak Heriasnyah Masdar (Kutim).
Keperkasaan Kutim kembali terulang lewat Lingga Ayu Sani, Yenny dan Nurbayati yang sama-sama merebut tempat pertama, kedua dan ketiga di nomor OHLG Putri. “Jika saja arromodelling diberikan dukungan saya yakin 10 medali bisa kita bawa pulang dengan sapu bersih di semua kelas Free Flight, karena terbukti untuk kelas Free Flight semua kita sabet emasnya,” terang Heriansyah seraya mengakui saat ini Kutim menjadi perhatian FASI Kaltim karena atletnya bisa diandalkan untuk PON di Papua.
Cabor Aeromodelling yang memerlukan stamina serta kesabaran ini, digelar di Sekambing Bontang.(SK11)